HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koptu Apih Santosa Kawal Panen Raya! TNI Turun ke Sawah, Petani Sumbermulya Siap Panen 3,5 Hektare


Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Di Kabupaten Indramayu, aparat TNI kembali menunjukkan peran aktifnya melalui pendampingan langsung kepada petani menjelang masa panen. Babinsa Desa Sumbermulya, Koptu Apih Santosa, turun ke lapangan dalam kegiatan penyuluhan dan pendampingan pertanian yang digelar Koramil 1615/Haurgeulis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026, sekitar pukul 09.10 WIB, bertempat di hamparan persawahan Blok Jatimulya, Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis. Pendampingan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama unsur pemerintah dan petani melakukan pendampingan terhadap kelompok tani yang akan melaksanakan panen padi. Lahan yang akan dipanen mencapai luas sekitar 3,5 hektare, milik salah satu petani setempat, H. Lut.

Beberapa kelompok tani yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Poktan Karya Tani, Kekar Tani, dan Dewi Sri. Ketiga kelompok tersebut merupakan bagian dari penggerak utama sektor pertanian di Desa Sumbermulya.

Koptu Apih Santosa mengatakan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata terhadap para petani, khususnya dalam menghadapi masa panen agar berjalan lancar dan optimal.

“Kami hadir untuk mendampingi petani, memastikan proses panen berjalan baik, serta memberikan semangat agar hasil yang diperoleh bisa maksimal,” ujar Koptu Apih Santosa di sela kegiatan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah unsur penting, di antaranya Camat Haurgeulis, Rori Firmansyah, Kuwu Desa Sumbermulya Taryono, pengamat pengairan Sandi, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) Toto. Selain itu, turut hadir perangkat desa serta para petani yang terlibat langsung dalam proses pertanian.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat lokal.

Dalam kesempatan tersebut, penyuluh pertanian juga memberikan arahan terkait teknik panen yang baik serta pengelolaan hasil panen agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Petani diimbau untuk memperhatikan kualitas hasil panen agar dapat bersaing di pasaran.

Selain itu, pengamat pengairan turut memastikan kondisi irigasi yang mendukung proses panen dan keberlanjutan musim tanam berikutnya. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian.

Para petani menyambut baik kegiatan pendampingan ini. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa dan pihak terkait yang memberikan dukungan langsung di lapangan.

“Kami merasa lebih semangat dengan adanya pendampingan seperti ini. Harapannya hasil panen bisa lebih baik,” ungkap salah satu petani.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Proses pendampingan berjalan sesuai rencana dengan partisipasi aktif dari seluruh pihak yang hadir.

Peran Babinsa dalam sektor pertanian menjadi salah satu wujud nyata kontribusi TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran aparat di tengah petani tidak hanya memberikan bantuan teknis, tetapi juga meningkatkan motivasi dan semangat kerja.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan panen padi di Desa Sumbermulya dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang optimal. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani pun diharapkan terus terjalin guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah Indramayu.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Posting Komentar