Babinsa Serda Mashur Kawal Darurat Sampah! TPA Kapringan Indramayu Dibersihkan Massal
Penanganan darurat sampah di Kabupaten Indramayu terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Kolaborasi lintas instansi digelar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat, hingga unsur masyarakat. Babinsa Desa Kapringan, Serda Mashur, turut turun langsung mengawal kegiatan tersebut.
Kegiatan pengangkatan sampah ini dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026, mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Aksi ini merupakan bagian dari respons cepat terhadap kondisi darurat sampah yang membutuhkan penanganan segera guna mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah instansi terlibat aktif, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Pemerintah Kecamatan Krangkeng, serta Pemerintah Desa Kapringan. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam menangani persoalan sampah yang menjadi perhatian masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Krangkeng, Indra Mulyana, Kuwu Desa Kapringan, Durma, Babinsa Serda Mashur, serta Bhabinkamtibmas Bripka Kurniawan. Selain itu, perangkat desa dan unsur masyarakat juga ikut ambil bagian dalam proses pembersihan area TPA.
Babinsa Desa Kapringan, Serda Mashur, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan serta bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam penanganan darurat sampah.
“Kami bersama instansi terkait turun langsung untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Ini bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ujar Serda Mashur.
Ia juga menegaskan bahwa permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kesadaran warga dalam menjaga kebersihan menjadi hal yang sangat penting.
Kegiatan pengangkatan sampah dilakukan secara bertahap dengan melibatkan alat berat serta tenaga gabungan. Tumpukan sampah yang sebelumnya menumpuk di area TPA diangkut dan ditata ulang guna mengurangi dampak pencemaran.
Camat Krangkeng, Indra Mulyana, mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam kegiatan ini. Ia menilai sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menangani kondisi darurat sampah. Kami berharap ke depan pengelolaan sampah bisa lebih baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Kapringan, Durma, juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dalam hal pembuangan sampah. Ia menekankan pentingnya disiplin warga dalam membuang sampah pada tempatnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Seluruh pihak yang terlibat bekerja sama dengan baik dalam membersihkan area TPA.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam penanganan masalah sampah di wilayah Krangkeng. Diharapkan, dengan adanya aksi nyata seperti ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.
Peran aktif Babinsa dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan persoalan sampah di Desa Kapringan dapat segera teratasi dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
Ke depan, upaya penanganan sampah diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga diikuti dengan sistem pengelolaan yang lebih baik dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kabupaten Indramayu.
