Babinsa Serka Dadan Wahyudin Turun ke Sawah, Perkuat Ketahanan Pangan di Indramayu
Indramayu – Peran aktif aparat kewilayahan dalam mendukung sektor pertanian kembali terlihat di Kabupaten Indramayu. Kali ini, Babinsa Koramil 1607/Sliyeg, Serka Dadan Wahyudin, turun langsung ke area persawahan untuk melakukan pendampingan kepada para petani.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di area pesawahan Blok Jaba Wetan, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI melalui Babinsa dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di tengah hamparan sawah yang mulai memasuki fase penting pertumbuhan tanaman, Serka Dadan Wahyudin terlihat aktif berdialog dengan para petani. Ia tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga ikut memantau kondisi lahan serta mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Serka Dadan di sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah petani turut hadir dan terlibat aktif, di antaranya Timan, Kasnudin, Fuad, dan Casmita. Mereka menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai memberikan semangat tersendiri bagi para petani dalam menjalankan aktivitas pertanian.
Menurut para petani, pendampingan dari Babinsa bukan hanya sebatas simbolis, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah mereka memberikan rasa diperhatikan sekaligus dorongan moral untuk terus meningkatkan hasil pertanian.
“Kami merasa terbantu, apalagi Babinsa sering turun langsung melihat kondisi sawah. Jadi kalau ada kendala bisa langsung disampaikan,” ungkap salah satu petani.
Program pendampingan pertanian oleh Babinsa sendiri merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Di tengah berbagai tantangan, mulai dari perubahan cuaca hingga fluktuasi harga hasil panen, peran pendampingan menjadi sangat penting untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat, khususnya petani. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat lebih cepat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
Serka Dadan Wahyudin menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendampingi para petani secara berkelanjutan. Ia berharap, melalui pendampingan ini, para petani dapat meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki taraf hidup mereka.
“Harapannya, petani semakin semangat, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan juga ikut naik,” tambahnya.
Kegiatan pendampingan ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dan berjalan dalam keadaan aman serta lancar. Meski berlangsung singkat, kegiatan tersebut dinilai memiliki dampak positif yang signifikan bagi para petani di wilayah tersebut.
Langkah yang dilakukan Babinsa Koramil 1607/Sliyeg ini menjadi contoh nyata bagaimana peran aparat teritorial tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh langsung sektor ekonomi masyarakat, khususnya pertanian.
Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai wilayah lain di Kabupaten Indramayu. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, cita-cita mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kokoh bukanlah hal yang mustahil.
Upaya kecil yang dilakukan di sawah-sawah desa seperti di Sliyeg ini sejatinya menjadi bagian dari langkah besar dalam menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.
