Babinsa Terisi Turun ke Lapangan, Harga Sembako di Indramayu Masih Stabil
Indramayu — Aparat TNI dari Koramil 1613/Terisi melakukan monitoring langsung terhadap harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Serka Ahyadi sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar sejumlah toko sembako di wilayah binaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Monitoring harga sembako menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan aparat kewilayahan guna memastikan ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok tetap terjaga.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga sejumlah komoditas terpantau relatif stabil. Beras dijual di kisaran Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng berada di harga Rp16.000 per kilogram. Untuk telur ayam, harga berada di angka Rp33.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung tercatat Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, serta kacang kedelai Rp19.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah berada di kisaran Rp44.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein hewani, daging ayam dijual Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi masih berada di kisaran Rp135.000 per kilogram.
Serka Ahyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan serta mengantisipasi potensi kelangkaan bahan pokok di pasaran.
“Kami melakukan pemantauan secara langsung agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, monitoring ini juga menjadi sarana komunikasi antara aparat dengan para pedagang, guna mengetahui kondisi distribusi barang serta kendala yang dihadapi di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut juga dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya pemantauan rutin ini, diharapkan stabilitas harga sembako di wilayah Terisi dapat terus terjaga, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.
