Sampah Menumpuk, Babinsa Bergerak! Komsos di Sukajati Jadi Alarm Keras Soal Lingkungan dan Keamanan
Indramayu — Persoalan sampah yang kian menumpuk di wilayah desa menjadi perhatian serius aparat teritorial. Babinsa Desa Sukajati, Peltu Wawan Hermawan dari Koramil 1615/Haurgeulis, bersama Kuwu Sukajati Nuryanti, turun langsung menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sebagai langkah cepat merespons kondisi tersebut, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB itu digelar di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Komsos tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga warga setempat, guna membahas persoalan lingkungan sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.
Dalam forum tersebut, isu utama yang mengemuka adalah persoalan sampah yang semakin tidak terkendali. Tumpukan sampah di sejumlah titik dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun kenyamanan lingkungan.
Peltu Wawan Hermawan menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak warga untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah serta mulai membangun kesadaran kolektif demi menciptakan lingkungan yang sehat dan layak huni.
“Permasalahan sampah ini harus ditangani bersama. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah desa, tetapi perlu keterlibatan seluruh warga,” tegasnya.
Selain membahas persoalan lingkungan, Komsos juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Babinsa mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarwarga agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Kuwu Sukajati, Nuryanti, turut menyampaikan komitmennya dalam mendorong pembangunan desa yang lebih baik ke depan. Ia berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah desa, aparat, dan masyarakat, berbagai persoalan yang ada dapat diselesaikan secara bertahap.
“Kami ingin Sukajati menjadi desa yang bersih, aman, dan berkembang. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Kegiatan Komsos ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan wilayah yang dilakukan oleh TNI AD melalui peran Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan. Dengan turun langsung ke masyarakat, Babinsa dapat mengetahui permasalahan riil yang dihadapi warga sekaligus mencari solusi bersama.
Respons masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang positif. Warga merasa memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendapatkan arahan langsung dari aparat dan pemerintah desa.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Diskusi berjalan lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga stabilitas wilayah.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai persoalan di tingkat desa, mulai dari isu lingkungan hingga keamanan.
