HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Apel Gabungan Babinsa 1607 Sliyeg Guncang Indramayu: 100 Tokoh dan Aparat Satukan Kekuatan Demi Kamtibmas dan Pembangunan!


Indramayu – Suasana pagi di Kantor Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Senin (4/5/2026) menjadi sangat istimewa. Ribuan mata seolah tertuju pada apel gabungan yang digelar dengan penuh disiplin oleh Babinsa 1607/Sliyeg bersama seluruh unsur pemerintahan kecamatan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB ini bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan bukti nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendorong pembangunan di tingkat kecamatan.

Babinsa 1607/Sliyeg yang memimpin pelaksanaan apel gabungan ini menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa kendala berarti. “Ini menunjukkan tingginya kesadaran dan komitmen seluruh pihak dalam mendukung program pemerintah,” tegasnya.

Hadir dalam apel tersebut sejumlah pejabat penting yang mewakili berbagai unsur. Camat Sliyeg diwakili oleh Bapak Sugeng Raharjo, M.Pd selaku Kasi PMD. Danramil Sliyeg diwakili oleh Serma Sarwika dan Kopda Irwantho. Turut hadir pula Bapak Mukhson S.Ag sebagai Ketua KUA Kecamatan Sliyeg, serta dua kepala puskesmas yakni Ibu Hj. Fuadah, S.Keb (Kapuskesmas Tambi) dan Ibu Hj. Tasiroh, S.Keb (Kapuskesmas Sliyeg). Selain itu, seluruh Kepala UPTD se-Kecamatan Sliyeg dan para Kuwu (Kepala Desa) turut memadati lokasi apel. Total peserta mencapai sekitar 100 orang.

Apel gabungan seperti ini menjadi momentum krusial di tengah dinamika masyarakat Indramayu yang terus berkembang. Babinsa 1607/Sliyeg menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar baris-berbaris, melainkan forum koordinasi strategis untuk menyamakan persepsi antara TNI, pemerintah kecamatan, lembaga keagamaan, dan pelayanan kesehatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Mulai dari pencegahan gangguan kamtibmas, penanganan stunting, hingga sosialisasi program-program pembangunan desa.

Keberadaan Babinsa sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa kembali terbukti efektif. Dengan pendekatan yang humanis dan dekat dengan masyarakat, Babinsa 1607/Sliyeg berhasil menjadi jembatan yang menyatukan seluruh elemen. Kehadiran para kuwu se-kecamatan menandakan dukungan penuh dari tingkat desa, sementara keterlibatan puskesmas dan KUA memperkuat dimensi pelayanan sosial dan keagamaan.

Kegiatan rutin setiap Senin ini diharapkan dapat terus ditingkatkan sebagai bentuk kewaspadaan dini dan penguatan soliditas antar-instansi di wilayah Kodim 0616/Indramayu.

Apel gabungan di Sliyeg ini menjadi contoh nyata bagaimana TNI melalui Babinsa mampu berperan aktif dalam mendukung pemerintahan daerah. Di tengah berbagai isu nasional seperti ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga stabilitas keamanan pedesaan, langkah kecil namun konsisten seperti ini memiliki dampak yang luar biasa.

Barisan rapi, semangat yang membara, dan komitmen bersama para peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Babinsa 1607/Sliyeg sendiri terus berkomitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat, siap sedia membantu menyelesaikan permasalahan hingga tingkat paling bawah.

Kegiatan ini diakhiri dengan harapan besar agar sinergi yang telah terbangun dapat terus terjaga dan semakin kuat. Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat membutuhkan kehadiran aparat yang responsif dan masyarakat yang partisipatif. Apel gabungan Babinsa 1607/Sliyeg pagi ini telah membuktikan bahwa fondasi tersebut sedang dibangun dengan kokoh.

Dengan semangat Trisula dan semangat gotong royong, Babinsa 1607/Sliyeg bersama seluruh stakeholder kecamatan siap menghadapi berbagai tantangan demi terwujudnya Indonesia Emas 2045 dari tingkat paling bawah. Sliyeg hari ini menjadi teladan kecil bagi kecamatan-kecamatan lain di Indramayu.
Posting Komentar