Babinsa Haurgeulis Sidak Pasar! Harga Sembako Terpantau Stabil, Warga Diminta Tak Panik
Indramayu – Aktivitas pasar tradisional di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, mendapat perhatian khusus dari aparat kewilayahan. Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok, anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Ade Widarya, turun langsung melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Haurgeulis dan sejumlah kios sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB itu dilakukan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga serta mengantisipasi adanya lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
Dalam monitoring tersebut, Sertu Ade Widarya mendata harga sejumlah komoditas penting yang menjadi kebutuhan harian warga. Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga sembako di Pasar Haurgeulis masih berada dalam kondisi stabil.
Harga beras medium tercatat Rp13 ribu per kilogram, sementara minyak goreng dijual Rp17 ribu per kilogram. Untuk komoditas jagung dan kedelai lokal masing-masing berada di angka Rp13 ribu dan Rp10 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir masih stabil di angka Rp17.500 per kilogram. Komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih juga belum mengalami perubahan signifikan, masing-masing dijual Rp30 ribu dan Rp40 ribu per kilogram.
Untuk kebutuhan protein masyarakat, harga telur ayam terpantau Rp32 ribu per kilogram, daging ayam Rp35 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi berada di angka Rp140 ribu per kilogram.
Sertu Ade Widarya mengatakan, pemantauan harga sembako rutin dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gejolak pasar sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi kestabilan harga bahan pokok dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar,” ujarnya.
Selain memantau harga, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mencegah adanya praktik penimbunan maupun spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat. Kehadiran aparat di pasar diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli.
Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok sangat penting dalam menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap kondusif. Karena itu, koordinasi dengan pedagang dan pelaku usaha terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali.
Pemantauan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program stabilisasi harga pemerintah, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
Warga dan pedagang menyambut positif kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa. Mereka berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, keberadaan aparat kewilayahan dalam memantau aktivitas pasar dinilai mampu memberikan rasa tenang sekaligus memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Koramil 1615/Haurgeulis memastikan pemantauan harga sembako akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga kestabilan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Indramayu.
