HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koramil 1607/Sliyeg Gelorakan Semangat Kebangsaan di SMPN 2 Sliyeg: Cegah Kenakalan Remaja, Tanamkan Cinta NKRI!


Indramayu – Menjawab tantangan kenakalan remaja di era digital, anggota TNI Koramil 1607/Sliyeg langsung turun ke sekolah. Pada Senin 4 Mei 2026, mulai pukul 06.30 WIB, Pelda Rastika bersama Serma Tasnoto melaksanakan kegiatan Bina Teritorial dan Wawasan Kebangsaan (Bintahwil) bagi ratusan siswa SMPN 2 Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), nilai-nilai kebangsaan, serta bahaya kenakalan remaja. Pelda Rastika selaku narasumber utama menyampaikan materi secara interaktif agar siswa tidak hanya memahami, tetapi juga mencintai tanah airnya.

“Kami hadir di tengah generasi muda untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Wawasan kebangsaan bukan sekadar teori, tapi menjadi benteng agar para siswa terhindar dari pengaruh negatif kenakalan remaja seperti tawuran, narkoba, dan gaya hidup hedonis yang merusak masa depan,” ujar Pelda Rastika dengan tegas.

Lebih lanjut, Pelda Rastika menekankan pentingnya pemahaman tentang NKRI. “Negara kita ini satu, dari Sabang sampai Merauke. Meski beragam suku, agama, dan budaya, kita tetap bersatu di bawah bendera Merah Putih. Saya harap siswa-siswi SMPN 2 Sliyeg bisa menjadi agen perubahan yang mencintai persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 95 siswa dan siswi ini juga melibatkan Kepala Sekolah SMPN 2 Sliyeg, Bapak Eryadi, S.Pd.MM, beserta para guru. Suasana terlihat sangat antusias. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi tentang isu-isu kebangsaan serta tantangan yang dihadapi remaja saat ini.

Kegiatan berlangsung dari pukul 06.30 hingga 07.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan tertib. Kehadiran Babinsa di lingkungan pendidikan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah Eryadi mengapresiasi inisiatif Koramil 1607/Sliyeg yang rutin membina generasi muda di wilayahnya.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Siswa mendapatkan pengetahuan langsung dari para Babinsa yang merupakan representasi negara di tingkat paling bawah. Semoga semakin banyak kegiatan serupa sehingga karakter kebangsaan siswa semakin kuat,” kata Eryadi.

Kegiatan Bintahwil ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI yang terus digencarkan di Kabupaten Indramayu. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, Babinsa berperan aktif membentengi generasi muda dari berbagai ancaman disintegrasi bangsa dan perilaku menyimpang.

Pelda Rastika menyatakan komitmennya untuk terus melaksanakan kegiatan serupa. “Kami akan rutin berkunjung ke sekolah-sekolah. TNI siap bersinergi dengan dunia pendidikan untuk mencetak generasi emas yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan siap membangun Indonesia maju,” tegasnya.

Di tengah maraknya kasus kenakalan remaja di berbagai daerah, langkah proaktif Babinsa Koramil 1607/Sliyeg ini menjadi contoh nyata bagaimana TNI hadir di tengah masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Upaya ini sejalan dengan tugas pokok TNI dalam mendukung pembangunan karakter bangsa dan menjaga stabilitas wilayah dari tingkat akar rumput.

Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang, di mana siswa SMPN 2 Sliyeg tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dengan semangat “Bela Negara” yang terus digaungkan, Babinsa Pelda Rastika dan Serma Tasnoto membuktikan bahwa TNI selalu siap menjadi teladan dan pembimbing bagi generasi penerus bangsa di Bumi Wiraloka Indramayu.
Posting Komentar