HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Saep Pajarudin Turun Langsung! Harga Sembako di Terisi Disisir, Ini Temuan Terbarunya


INDRAMAYU – Aksi sigap Babinsa Koramil 1613/Terisi, Kopda Saep Pajarudin, dalam memantau stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi sorotan di tengah dinamika ekonomi masyarakat. Pada Sabtu pagi (2/5/2026), ia turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan di sejumlah toko sembako guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari peran aktif TNI dalam menjaga stabilitas wilayah, tidak hanya dari sisi keamanan tetapi juga kondisi sosial ekonomi warga.

Dalam pantauannya, Kopda Saep Pajarudin mencatat sejumlah harga bahan pokok yang menjadi indikator penting daya beli masyarakat. Hasilnya, harga beras berada di kisaran Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual sekitar Rp16.000 per kilogram. Komoditas lain seperti telur ayam tercatat Rp33.000 per kilogram, jagung Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp17.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein dan bumbu dapur, harga daging ayam berada di angka Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi mencapai Rp135.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah dijual sekitar Rp44.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram. Adapun kacang kedelai terpantau di harga Rp19.000 per kilogram.

Kopda Saep Pajarudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaannya. Ia menegaskan bahwa pemantauan harga sembako penting dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat berdampak langsung pada kehidupan warga.

“Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau. Kehadiran Babinsa di lapangan juga untuk memberikan rasa aman dan memastikan distribusi barang berjalan lancar,” ujarnya di sela kegiatan.

Langkah ini juga mendapat respons positif dari para pedagang. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan berharap stabilitas harga dapat terus terjaga, terutama menjelang momen-momen tertentu yang biasanya memicu kenaikan harga.

Peran Babinsa dalam kegiatan seperti ini dinilai semakin relevan di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, TNI melalui aparat teritorialnya juga aktif dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Terisi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan distribusi maupun lonjakan harga yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi antara aparat, pedagang, dan masyarakat berjalan dengan baik.

Monitoring harga sembako yang dilakukan Kopda Saep Pajarudin menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga stabilitas ekonomi. Upaya ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah berbagai tantangan yang ada.

Posting Komentar