HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Cek Harga di Pasar Dukuhjati, Babinsa Koptu Iwan Temukan Kenaikan Sembako


Pemantauan harga kebutuhan pokok kembali dilakukan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indramayu. Kali ini, monitoring difokuskan di Pasar Pagi Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng, pada Selasa (5/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Koptu Iwan, sebagai bagian dari upaya pengawasan stabilitas harga sembako di tingkat pasar tradisional. Monitoring dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan situasi pasar dilaporkan dalam kondisi aman dan tertib.

Hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas penting, meskipun sebagian lainnya masih relatif stabil. Kondisi ini menjadi perhatian mengingat sembako merupakan kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.

Untuk komoditas beras, harga tercatat masih stabil di angka Rp15.800 per kilogram. Begitu pula dengan minyak goreng yang berada di kisaran Rp16.000 per kilogram. Jagung juga terpantau tidak mengalami perubahan harga, tetap di angka Rp11.000 per kilogram.

Namun, beberapa bahan pokok lainnya mengalami kenaikan. Telur ayam kini dijual dengan harga Rp38.000 per kilogram, sementara daging ayam berada di harga yang sama namun masih tergolong stabil. Kenaikan juga terjadi pada daging sapi yang kini mencapai Rp150.000 per kilogram.

Selain itu, gula pasir mengalami kenaikan menjadi Rp16.000 per kilogram. Komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih juga ikut terdampak, masing-masing naik menjadi Rp48.000 dan Rp42.000 per kilogram.

Kenaikan harga turut terjadi pada kacang kedelai yang kini berada di angka Rp19.000 per kilogram. Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan harga pada sejumlah bahan pokok, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan konsumsi harian masyarakat.

Monitoring harga sembako yang dilakukan aparat TNI melalui Babinsa merupakan langkah rutin guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Secara keseluruhan, aktivitas pasar di Desa Dukuhjati berlangsung normal tanpa adanya gangguan berarti. Para pedagang dan pembeli tetap beraktivitas seperti biasa, meskipun terdapat penyesuaian harga pada beberapa komoditas.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan kondisi harga sembako dapat terus terjaga dan tidak mengalami lonjakan signifikan yang berpotensi membebani masyarakat. Aparat terkait juga akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas ekonomi di tingkat lokal tetap terjaga.

Posting Komentar