Harga Sembako di Krangkeng Mulai Bergerak Naik, Babinsa Serda Mashur Turun Langsung Pantau Kondisi Pasar
Indramayu – Kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok mulai dirasakan masyarakat di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Untuk memastikan kondisi harga sembako tetap terpantau dan situasi wilayah tetap kondusif, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Serda Mashur, turun langsung melaksanakan monitoring harga sembako di Toko Enci, Desa Srengseng, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap perkembangan harga bahan pokok di tengah masyarakat. Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas ekonomi warga sekaligus memastikan ketersediaan sembako tetap aman.
Dalam pengecekan tersebut, Serda Mashur mendapati beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama pada bahan kebutuhan yang paling banyak dicari masyarakat. Harga telur ayam tercatat mencapai Rp38 ribu per kilogram, sementara daging sapi naik menjadi Rp150 ribu per kilogram.
Tak hanya itu, sejumlah bumbu dapur juga ikut mengalami lonjakan harga. Bawang merah kini dijual Rp48 ribu per kilogram dan bawang putih menyentuh Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada gula pasir yang mencapai Rp16 ribu per kilogram serta kacang kedelai Rp19 ribu per kilogram.
Sementara itu, beberapa kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras bertahan di angka Rp15.800 per kilogram, minyak goreng Rp16 ribu per kilogram, daging ayam Rp38 ribu per kilogram, dan jagung Rp11 ribu per kilogram.
Serda Mashur mengatakan, kegiatan monitoring rutin dilakukan guna mengetahui perkembangan situasi ekonomi masyarakat secara langsung di lapangan. Menurutnya, Babinsa memiliki peran penting dalam memberikan informasi cepat terkait kondisi wilayah, termasuk pergerakan harga bahan pokok.
“Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga sembako di wilayah binaan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat masih tersedia dan situasi tetap aman,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat juga mendapat respons positif dari pedagang maupun warga. Mereka berharap harga kebutuhan pokok tidak terus mengalami kenaikan karena dapat berdampak terhadap daya beli masyarakat kecil.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan memang menjadi perhatian serius. Faktor distribusi, pasokan barang hingga kondisi cuaca sering kali memengaruhi stabilitas harga di pasaran.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Koramil 1610/Krangkeng berupaya menjaga komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat serta pelaku usaha agar perkembangan situasi di wilayah tetap terkendali.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Monitoring harga sembako ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Indramayu.
