HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Sudono Jadi Sorotan di Upacara Harkitnas Krangkeng, Ada Pesan Kebangkitan yang Menggema


Suasana penuh khidmat terasa di Lapangan Upacara Kantor Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu pagi (20/5/2026), saat pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 digelar. Namun di balik jalannya upacara tersebut, perhatian peserta tertuju pada kehadiran anggota Koramil 1610/Krangkeng, Serka Sudono, yang hadir mewakili Danramil dalam kegiatan penting tersebut.

Kehadiran Serka Sudono dinilai menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI, pemerintah kecamatan, dan unsur masyarakat dalam menjaga semangat nasionalisme di wilayah Krangkeng. Upacara berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga 08.30 WIB dengan suasana tertib dan penuh semangat kebangsaan.

Kegiatan dipusatkan di lapangan upacara Kantor Kecamatan Krangkeng dan diikuti berbagai unsur pemerintahan serta lembaga pelayanan masyarakat di wilayah setempat.

Camat Krangkeng Indra Mulyana AP., M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kegiatan itu hadir pula perwakilan Polsek Krangkeng Aipda Suparjo, Sekretaris Kecamatan Johan, serta Kasi Tibum Kecamatan Krangkeng Toidi yang bertugas sebagai komandan upacara.

Selain unsur pemerintahan dan aparat keamanan, kegiatan juga dihadiri para kepala puskesmas, kepala UPTD, para kuwu se-Kecamatan Krangkeng, hingga para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat akan arti persatuan dan perjuangan bangsa Indonesia. Semangat kebangkitan yang diwariskan para pendiri bangsa dinilai tetap relevan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Di tengah jalannya kegiatan, sosok Serka Sudono beberapa kali terlihat aktif melakukan koordinasi bersama panitia dan aparat lain guna memastikan jalannya upacara berlangsung aman dan lancar.

Peran Babinsa dan aparat TNI di tingkat kecamatan memang tidak hanya terbatas pada pengamanan wilayah. Kehadiran mereka juga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendukung berbagai kegiatan pemerintahan dan sosial.

Bagi masyarakat Krangkeng, keterlibatan aparat TNI dalam kegiatan Harkitnas menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga semangat nasionalisme dan persatuan di tingkat daerah.

Upacara berlangsung sederhana namun penuh makna. Seluruh peserta terlihat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib hingga selesai tanpa kendala berarti.

Kehadiran para kuwu dan unsur pelayanan publik seperti pendamping PKH juga menunjukkan bahwa semangat kebangkitan nasional harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga pelayanan sosial.

Hari Kebangkitan Nasional sendiri diperingati setiap tanggal 20 Mei sebagai momentum lahirnya kesadaran nasional bangsa Indonesia melalui berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.

Peringatan tersebut menjadi simbol perjuangan kolektif rakyat Indonesia dalam membangun persatuan demi meraih kemerdekaan.

Di Kecamatan Krangkeng, nilai-nilai itu kembali ditegaskan melalui pelaksanaan upacara yang berlangsung penuh kekhidmatan. Semangat gotong royong dan kolaborasi antarinstansi terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

Serka Sudono sebagai perwakilan Koramil 1610/Krangkeng dinilai turut memperkuat semangat kebersamaan tersebut. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat dianggap memberi rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara institusi negara dan warga.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi tetap kondusif dan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai jadwal.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Krangkeng tahun ini pun menjadi momentum penting untuk kembali menanamkan nilai persatuan, disiplin, dan semangat membangun bangsa di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana di tingkat kecamatan tersebut, pesan tentang pentingnya menjaga kebangkitan bangsa tetap menggema hingga ke daerah, sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga semangat nasionalisme Indonesia.

Posting Komentar