HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sosok Serka Hasrul Jadi Perhatian di Upacara Harkitnas Gantar, Tema “Jaga Tunas Bangsa”


Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu pagi (20/5/2026), saat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 digelar. Namun di balik jalannya upacara tersebut, perhatian peserta justru tertuju pada kehadiran jajaran TNI dari Koramil 1615/Haurgeulis yang dipimpin Batuud Koramil, Serka Hasrul.

Kehadiran Serka Hasrul mewakili Danramil 1615/Haurgeulis menjadi salah satu sorotan dalam kegiatan tersebut. Sosok Babinsa yang dikenal dekat dengan masyarakat itu terlihat aktif berkoordinasi sejak awal kegiatan hingga upacara selesai berlangsung.

Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB di halaman Kantor Kecamatan Gantar, Desa Gantar, Kecamatan Gantar. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Tema tersebut langsung memancing perhatian peserta upacara karena dinilai memiliki makna mendalam terkait pentingnya menjaga generasi muda sebagai kekuatan masa depan bangsa.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 400.14.1.1/1456/Diskominfo Tahun 2026 tentang pelaksanaan peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan pemerintahan daerah.

Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah pejabat lintas sektor, di antaranya Camat Gantar Drs. Uus Wuspito, Kapolsek Gantar Iptu Sutarko, Ketua KUA Kecamatan Gantar, kepala UPTD dan KB se-Kecamatan Gantar, kepala sekolah SD, SMP, MTs, SMA, hingga SMK se-Kecamatan Gantar, serta para kuwu dari seluruh desa di wilayah Gantar.

Meski berlangsung sederhana, upacara berjalan penuh khidmat dan sarat pesan kebangsaan. Para peserta terlihat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib hingga selesai sekitar pukul 08.15 WIB.

Di tengah jalannya kegiatan, sosok Serka Hasrul beberapa kali terlihat memastikan koordinasi berjalan lancar bersama unsur kecamatan dan kepolisian. Kehadiran aparat TNI dalam kegiatan tersebut dinilai memperkuat sinergi antara pemerintah, keamanan, dan masyarakat dalam menjaga semangat nasionalisme.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional sendiri menjadi pengingat penting akan perjuangan para tokoh bangsa dalam membangun persatuan Indonesia. Tahun ini, tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dianggap relevan dengan tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pesan tentang pentingnya menjaga generasi muda menjadi perhatian utama dalam peringatan tersebut. Pemerintah Kecamatan Gantar menilai masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas karakter dan pendidikan generasi penerus.

Karena itu, keterlibatan berbagai unsur pendidikan mulai dari SD hingga SMA dalam upacara kali ini menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun sumber daya manusia yang kuat dan berdaya saing.

Kehadiran para kuwu dan tokoh lintas sektor juga menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan di tingkat daerah. Upacara tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antarinstansi.

Di sisi lain, keberadaan Babinsa dalam kegiatan masyarakat terus mendapat perhatian positif. Aparat TNI di tingkat desa dan kecamatan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Sosok Serka Hasrul sendiri dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat di wilayah binaannya. Karena itu, kehadirannya dalam upacara Harkitnas turut mendapat apresiasi dari peserta kegiatan.

Pelaksanaan upacara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal hingga selesai.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional di Kecamatan Gantar tahun ini pun meninggalkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa sekaligus membangun generasi muda sebagai tunas bangsa demi menjaga kedaulatan negara di masa depan.

Posting Komentar