Kapten Inf Sudiyanto Hadiri Pembukaan MTQH Tingkat Kecamatan Lelea, Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama
Juni 30, 2026
INDRAMAYU – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Hafalan Al-Quran (MTQH) bukan sekadar ajang kompetisi bacaan suci, melainkan sarana strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral masyarakat. Menyadari hal tersebut, Danramil 1612/Lelea, Kapten Inf Sudiyanto, hadir secara langsung dalam kegiatan Pembukaan MTQH Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Lelea. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan pada Selasa (30/6/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Desa Tempel Kulon, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.
Kehadiran Kapten Inf Sudiyanto bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) lainnya menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah dan unsur keamanan terhadap pengembangan syiar Islam di wilayah tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Lelea, Bapak Atang Suandi, S.STP., M.Si., serta perwakilan Kapolsek Lelea, Aiptu Jaenudin. Kehadiran mereka menunjukkan sinergitas tiga pilar pemerintahan dalam membina kerukunan umat beragama dan menjaga stabilitas sosial melalui pendekatan keagamaan.
Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan pejabat terkait, antara lain Ketua KUA Mudtiali, S.Ag., Ketua MUI Ahmad Dimyati, para Kuwu se-Kecamatan Lelea, Ketua UPZ (Unit Pengumpul Zakat), Kepala UPTD, serta para Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SMP se-kecamatan. Partisipasi aktif dari kalangan pendidikan dan aparatur desa menunjukkan bahwa MTQH tahun ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari generasi muda pelajar hingga pemimpin komunitas lokal.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Sudiyanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menekankan bahwa TNI selalu mendukung kegiatan keagamaan yang positif karena dapat menjadi benteng pertahanan non-fisik terhadap paham-paham radikalisme dan intoleransi. "Melalui MTQH, kita tidak hanya mencari qori atau hafiz terbaik, tetapi juga menanamkan karakter disiplin, jujur, dan cinta tanah air yang bersumber dari nilai-nilai Al-Quran," ujarnya.
Ketua MUI Kecamatan Lelea, Ahmad Dimyati, juga mengajak para peserta untuk menjadikan MTQH sebagai momentum introspeksi diri dan peningkatan kualitas ibadah. Ia berharap para qori dan hafiz dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya dalam mengamalkan ajaran Islam secara moderat dan rahmatan lil alamin.
Selama rangkaian kegiatan pembukaan berlangsung, situasi terpantau sangat tertib, aman, dan kondusif. Tidak ada gangguan berarti, mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat Lelea dalam menjaga ketertiban umum. Dengan dilaksanakannya MTQH ini, diharapkan semangat menghafal dan melantunkan Al-Quran akan terus tumbuh di kalangan generasi muda Kecamatan Lelea, sehingga tercipta masyarakat yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.
