HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kopka Basari Pimpin Upacara Harganas di Sliyeg, Sinergitas Muspika Jadi Kunci Ketahanan Keluarga


INDRAMAYU – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan unsur keamanan untuk kembali menyatukan visi dalam membangun ketahanan nasional dari tingkat akar rumput. Di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, semangat ini diwujudkan melalui pelaksanaan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus Apel Upacara Harganas yang berlangsung khidmat pada Senin pagi (29/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai ini bertempat di halaman Kantor Kecamatan Sliyeg, dengan menghadirkan berbagai elemen pimpinan wilayah dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0616/Indramayu menerima laporan langsung dari lapangan mengenai keterlibatan aktif personel TNI. Danramil 1607/Sliyeg diwakili oleh Kopka Basari, yang hadir dengan penuh disiplin untuk mengikuti rangkaian upacara. Kehadiran Kopka Basari bukan sekadar formalitas kehadiran militer, melainkan simbol nyata bahwa TNI selalu siap bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam setiap aspek pembangunan, termasuk penguatan institusi keluarga sebagai unit terkecil negara.

Upacara dipimpin oleh Sekcam Sliyeg, Bapak Madi Suryadi, SKM., M.Kes., yang bertindak mewakili Camat Sliyeg, Bapak Topik Hidayat, Sos. Dalam amanatnya, perwakilan camat menekankan bahwa keluarga yang berkualitas adalah kunci utama terciptanya sumber daya manusia yang unggul. Di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi, peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak menjadi semakin krusial. Keluarga diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai sekolah pertama bagi pendidikan karakter, moral, dan nilai-nilai kebangsaan.

Selain Kopka Basari dari Koramil 1607/Sliyeg, jajaran Muspika lainnya juga turut hadir melengkapi kekuatan sinergitas di wilayah tersebut. Kapolsek Sliyeg diwakili oleh Bripka Ade, sementara Kepala Puskesmas Sliyeg, H. Tasiroh, juga hadir memberikan dukungan teknis kesehatan. Hadir pula para Kepala UPTD se-Kecamatan Sliyeg serta seluruh Kuwu atau Kepala Desa dari berbagai desa di wilayah Sliyeg. Total tercatat sekitar 74 orang peserta apel yang terdiri dari ASN, perangkat desa, dan unsur terkait, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program penguatan keluarga ini.

Kehadiran Kopka Basari bersama rekan-rekan dari Polri dan dinas kesehatan menandakan pendekatan holistik dalam penanganan isu keluarga. Jika TNI dan Polri menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar keluarga merasa aman, maka sektor kesehatan melalui Puskesmas memastikan kesejahteraan fisik anggota keluarga. Sementara itu, pemerintah kecamatan dan desa menyediakan fasilitas serta regulasi pendukung. Kolaborasi tiga pilar ini—keamanan, kesehatan, dan pemerintahan—diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan keluarga di Sliyeg.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau sangat tertib, disiplin, dan aman. Para peserta mengikuti setiap instruksi dengan baik, mencerminkan profesionalisme aparatur negara di wilayah Kecamatan Sliyeg. Tidak ada gangguan berarti selama proses upacara, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Peringatan Harganas di Sliyeg ini juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur desa dan kecamatan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Melalui peran Kuwu dan perangkat desa yang hadir, diharapkan informasi mengenai program-program pemerintah terkait keluarga berencana, kesehatan reproduksi, dan pengasuhan anak dapat tersalurkan dengan efektif hingga ke tingkat rumah tangga.

Dengan berakhirnya apel gabungan ini, komitmen bersama antara TNI, Polri, Pemkab Indramayu, dan masyarakat Sliyeg kian menguat. Langkah konkret seperti monitoring harga sembako yang dilakukan Babinsa di wilayah lain, serta upacara Harganas di Sliyeg, membuktikan bahwa TNI AD melalui Kodim 0616/Indramayu terus hadir di tengah-tengah rakyat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang peduli terhadap kesejahteraan sosial dan ketahanan keluarga bangsa.
Posting Komentar