HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Optimalisasi Panen Raya Musim Rendeng, Babinsa Serma Sarwika Pantau Operasional Combine Harvester di Sliyeg Lor untuk Minimalkan Susut Hasil


INDRAMAYU – Memasuki puncak musim panen raya (Musim Rendeng) pertama tahun 2026, efisiensi dan kecepatan proses panen menjadi kunci bagi petani untuk memaksimalkan hasil. Pada Jumat pagi (5/6/2026), pukul 10.00 WIB, Anggota Koramil 1607/Sliyeg, Serma Sarwika, melaksanakan kegiatan pengecekan operasional Combine Harvester (Komben) di Blok Panggang Kulon, yang berbatasan dengan persawahan Desa Tugu, Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan mesin panen bekerja secara optimal, sehingga dapat menekan angka susut hasil (losses) dan mempercepat proses pembersihan lahan.

Dalam pantauannya, Serma Sarwika berkoordinasi langsung dengan penanggung jawab alat, Bapak Edi, serta operator komben, Bapak Andi. Ia memastikan bahwa settingan mesin telah disesuaikan dengan kondisi tanaman padi di lapangan agar gabah yang terpanen bersih dari kotoran dan minimal yang tercecer. "Penggunaan komben sangat membantu petani dalam efisiensi waktu dan tenaga. Namun, pengawasan teknis tetap diperlukan agar kinerja mesin maksimal dan tidak merusak struktur tanah atau menyisakan banyak gabah," ujar Serma Sarwika.

Kegiatan monitoring ini juga melibatkan Lurah Sliyeg Lor, Bapak Rendi, yang turut memantau jalannya panen di wilayahnya. Kehadiran perangkat desa bersama Babinsa menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mendukung kelancaran distribusi hasil panen. Selain itu, terlihat enam orang masyarakat setempat yang bertugas sebagai pengangkut gabah menggunakan sepeda motor dari titik penampungan komben ke tempat pengeringan atau penggilingan. Sinergi antara penggunaan teknologi modern (komben) dan tenaga lokal (pengangkut) menciptakan ekosistem panen yang efisien dan memberdayakan warga sekitar.

Bapak Edi, penanggung jawab komben, menyatakan apresiasi atas pendampingan dari pihak TNI. "Dengan adanya Pak Babinsa yang mengecek, kami jadi lebih teliti dalam mengoperasikan alat. Ini demi kepuasan pemilik sawah dan menjaga reputasi jasa sewa komben kami," katanya. Sementara itu, Lurah Rendi menambahkan bahwa kelancaran panen di Blok Panggang Kulon ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi blok-blok lainnya di Desa Sliyeg Lor.

Kegiatan pengecekan dan pendampingan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut berakhir dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. Tidak ada kendala teknis berarti yang ditemukan pada operasional komben, dan proses panen berjalan sesuai target. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.

Langkah proaktif Koramil 1607/Sliyeg melalui Serma Sarwika ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan nasional. Dengan memastikan setiap tahapan panen, termasuk penggunaan alat mekanis, berjalan efektif, Kodim 0616/Indramayu berkontribusi langsung dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di wilayah binaan.
Posting Komentar