Panen Raya di Sliyeg! Babinsa Pelda Rastika Dampingi Petani Abdul Gofur, Wujud Nyata Dukungan TNI untuk Ketahanan Pangan Nasional
Juni 01, 2026
INDRAMAYU – Sawah-sawah di Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, tampak menguning keemasan pada Senin pagi (1/6/2026). Suasana harum padi yang siap panen bercampur dengan keringat para petani yang sedang sibuk bekerja. Di tengah kesibukan tersebut, hadir sosok prajurit TNI yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga turut serta membantu proses pemanenan. Pelda Rastika, Babinsa Desa Sleman dari Koramil 1607/Sliyeg, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian langsung di area pesawahan, mendampingi Bapak Abdul Gofur, seorang petani lokal, dalam memanen hasil buminya.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah sawah memiliki makna strategis: memastikan bahwa proses panen berjalan lancar, hasil panen dapat diserap dengan baik, dan petani merasa didampingi oleh negara. Pelda Rastika terlihat akrab berbincang dengan Pak Abdul Gofur, menanyakan kondisi tanaman, kendala selama musim tanam, hingga harapan harga gabah pasca-panen.
"Kami hadir di sini untuk memastikan petani tidak sendirian. Dari mulai tanam hingga panen, Babinsa selalu mendampingi. Tujuannya satu: meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Jika petani sejahtera, maka ketahanan pangan nasional akan kuat," ujar Pelda Rastika sambil membantu merontokkan padi. Ia menekankan bahwa sinergi antara TNI dan kelompok tani adalah kunci suksesnya swasembada pangan di wilayah Indramayu yang dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat.
Pak Abdul Gofur mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Babinsa. "Alhamdulillah, panen tahun ini cukup bagus. Ada Pak Tentara yang dampingi, kami jadi lebih semangat. Selain itu, kami juga bisa konsultasi kalau ada masalah hama atau irigasi," katanya dengan wajah berseri-seri. Hasil panen kali ini diharapkan dapat memenuhi target produksi desa dan berkontribusi terhadap stok beras nasional.
Kegiatan pendampingan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB ini berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ada hambatan berarti, baik dari sisi teknis panen maupun keamanan lingkungan. Antusiasme petani dan kedekatan emosional dengan Babinsa menciptakan suasana kerja yang produktif dan harmonis.
Langkah proaktif Koramil 1607/Sliyeg ini sejalan dengan instruksi pimpinan TNI untuk terus memperkuat pembinaan teritorial melalui bidang pertanian. Dengan mendampingi petani secara intensif, TNI tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga mengamankan sumber daya pangan bangsa. Panen di Desa Sleman menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat agraris mampu menghasilkan dampak positif yang nyata bagi perekonomian daerah dan stabilitas nasional.
Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0616/Indramayu terus menegaskan perannya sebagai mitra rakyat dalam membangun negeri. Dari sawah di Sliyeg, pesan jelas tersampaikan: TNI siap berjuang bersama petani untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan dan sejahtera.
