HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pantau Harga Sembako di Cikedung Lor, Babinsa Serma Solihin: Stok Beras Stabil Rp12.000, Warga Diminta Waspada Fluktuasi Cabai


INDRAMAYU – Menjaga stabilitas harga bahan pokok (sembako) merupakan langkah strategis untuk melindungi daya beli masyarakat. Pada Kamis pagi (4/6/2026), Babinsa Koramil 1613/Terisi, Serma Solihin, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di Toko Rizky, Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan barang dan memantau gejolak harga di tingkat pedagang eceran secara rutin.

Hasil pantauan di Toko Rizky menunjukkan bahwa harga komoditas strategis utama relatif stabil. Beras, sebagai kebutuhan pokok paling krusial, terpantau masih sangat terjangkau di angka Rp12.000 per kilogram. Harga ini konsisten dengan data sebelumnya, menandakan bahwa distribusi beras dari gudang atau penggilingan lokal berjalan lancar. Selain itu, harga daging sapi juga tercatat stabil di level Rp130.000 per kilogram, sementara daging ayam potong dijual seharga Rp35.000 per kilogram.

Namun, Serma Solihin mencatat adanya harga yang cukup tinggi pada kelompok bumbu dapur, khususnya cabai. Cabai rawit hijau terpantau dijual seharga Rp45.000 per kilogram, sedangkan cabai merah di angka Rp28.000 per kilogram. Harga minyak goreng juga tercatat di level Rp20.000 per kilogram, yang tergolong cukup tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Untuk komoditas lainnya, telur ayam dijual seharga Rp29.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, dan bawang putih Rp35.000 per kilogram.

"Alhamdulillah, harga beras di Toko Rizky masih sangat bersahabat dan stabil. Ini menjadi kabar baik bagi warga Cikedung Lor. Namun, kami mengimbau warga untuk bijak dalam membeli cabai dan minyak goreng, karena harganya sedang cenderung tinggi. Kami akan terus berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan stok tetap tersedia dan tidak ada penimbunan," ujar Serma Solihin saat berbincang dengan pemilik toko.

Pemilik Toko Rizky menyambut baik kunjungan Babinsa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai disebabkan oleh faktor cuaca dan pasokan dari daerah produsen yang sedikit berkurang. "Kami jual sesuai harga beli dari pasar induk. Ada Pak Babinsa yang cek, kami jadi lebih yakin dan pembeli juga percaya bahwa kami tidak memainkan harga," katanya.

Kegiatan monitoring yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dalam keadaan aman dan lancar. Data harga yang dikumpulkan oleh Serma Solihin akan dilaporkan kepada Danramil 1613/Terisi untuk menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah kecamatan. Dengan pengawasan yang ketat dan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan stabilitas harga di Kecamatan Cikedung dapat terjaga, sehingga perekonomian masyarakat tetap bergeliat positif. Langkah proaktif Koramil 1613/Terisi ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat di garis depan.
Posting Komentar