Peltu Heryanto Hadiri Upacara Harganas di Sukra, Sinergitas TNI dan Pemerintah Desa Perkuat Ketahanan Keluarga
Juni 29, 2026
INDRAMAYU – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 di tingkat Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Upacara yang diselenggarakan pada Senin pagi (29/6/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di lapangan upacara Kantor Kecamatan Sukra, menjadi bukti nyata komitmen aparatur wilayah dalam memperkuat fondasi sosial bangsa melalui unit terkecil, yaitu keluarga.
Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini diwakili oleh Peltu Heryanto, yang bertindak sebagai perwakilan Danramil 1614/Anjatan. Kehadirannya menegaskan bahwa pembangunan ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada ketangguhan moral dan sosial masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga. Peltu Heryanto hadir bersama jajaran Muspika dan elemen masyarakat lainnya, menunjukkan sinergitas yang kuat antara instansi pertahanan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.
Upacara dipimpin langsung oleh Pembina Upacara, Bapak Sigit Widiyanto, SH., Camat Sukra, yang didampingi oleh seluruh staf kecamatan. Dalam amanatnya, Camat Sukra menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama terhadap degradasi moral dan pengaruh negatif globalisasi. Ia mengajak seluruh kepala desa, guru, dan aparat pemerintahan untuk kembali menggalakkan nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan pendidikan karakter di rumah masing-masing. "Keluarga yang harmonis adalah kunci terciptanya desa yang aman dan sejahtera," ujarnya dalam pidatonya.
Hadir dalam giat tersebut sejumlah tokoh kunci yang memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat di Kecamatan Sukra. Selain Camat dan perwakilan TNI, turut hadir Bapak H. Ta'uhid selaku Ketua KKS (Kelompok Kerja Sama) Kecamatan Sukra, para Kepala UPTD se-Kecamatan Sukra, serta perwakilan guru dan pamong desa. Kehadiran para Kuwu atau Kepala Desa se-Kecamatan Sukra beserta perangkatnya menunjukkan bahwa program penguatan keluarga telah menjadi prioritas utama di tingkat pemerintahan desa. Para pendidik yang hadir juga membawa pesan penting tentang kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Rangkaian upacara berjalan sesuai protokol kenegaraan dengan tertib dan disiplin. Dimulai dari persiapan pasukan oleh pemimpin upacara, penghormatan kepada pembina upacara, hingga pengibaran Sang Merah Putih yang disambut dengan sikap sempurna oleh seluruh peserta. Momen mengheningkan cipta dilakukan untuk mendoakan para pahlawan bangsa yang telah berjuang untuk kemerdekaan, sekaligus mengingatkan bahwa keluarga adalah aset negara yang harus dijaga keberlangsungannya. Pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945 serta doa penutup menambah kesakralan acara, mengikat kembali komitmen peserta untuk mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan upacara Kecamatan Sukra terpantau sangat kondusif, aman, dan tertib. Tidak ada gangguan berarti, dan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh perhatian. Hal ini mencerminkan kedisiplinan tinggi dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, serta masyarakat yang terlibat.
Keberhasilan pelaksanaan upacara Harganas di Sukra ini tidak lepas dari kerjasama baik antara berbagai pihak. Keterlibatan Peltu Heryanto dari Koramil 1614/Anjatan memberikan nuansa khusus, dimana TNI hadir bukan hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembinaan masyarakat. Dengan adanya dukungan penuh dari Camat Sukra, para Kuwu, dan elemen pendidikan, diharapkan isu-isu strategis seperti stunting, kekerasan dalam rumah tangga, dan pendidikan anak dapat ditangani secara lebih komprehensif di tingkat desa.
Sebagai tindak lanjut dari upacara ini, para peserta diharapkan dapat mensosialisasikan semangat Harganas kepada warga di desa masing-masing. Melalui peran aktif Babinsa, Kepala Desa, dan guru, pesan-pesan tentang pentingnya kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pengasuhan anak yang berkualitas dapat tersebar luas. Dengan demikian, Kecamatan Sukra dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan keluarga-keluarga kecil yang bahagia, sehat, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
