HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Waspada DBD! Babinsa Gabuswetan Serda Wikarnoto Gelar Komsos, Ajak Warga Bersihkan Genangan dan Jaga Kondusifitas Desa


INDRAMAYU – Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kian meningkat di musim penghujan menjadi perhatian serius bagi aparat kewilayahan di Kabupaten Indramayu. Menyikapi hal tersebut, Babinsa Koramil 1617/Gabuswetan, Serda Wikarnoto, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga Desa Druntenwetan, Kecamatan Gabuswetan, pada Senin siang (1/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memperkuat sinergi keamanan lingkungan.

Dalam dialognya dengan warga, Serda Wikarnoto menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah penyebaran nyamuk Aedes aegypti. Ia mengimbau warga untuk secara rutin membersihkan lingkungan sekitar, terutama area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. "Banyak kasus DBD terjadi karena adanya genangan air yang tidak diperhatikan. Saya minta bapak-bapak dan ibu-ibu untuk segera menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan membersihkan selokan di depan rumah. Jangan tunggu sakit baru kita bertindak," ujar Serda Wikarnoto dengan tegas namun persuasif.

Selain isu kesehatan, Komsos ini juga membahas aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Serda Wikarnoto mengajak warga untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa jika ada kegiatan atau kejadian penting di desa. "Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang kondusif. Jika ada hal yang mencurigakan atau potensi konflik, segera laporkan. Kita cegah sebelum masalah itu membesar," tambahnya.

Serda Wikarnoto juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program strategis nasional, khususnya Ketahanan Pangan dan program presiden terkait Kedaulatan Pangan (KDKMP). Ia mengajak perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut dengan memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian skala rumah tangga. "Ketahanan pangan dimulai dari piring kita sendiri. Dengan menanam cabai, bawang, atau sayuran di pekarangan, kita membantu negara dan juga meringankan beban ekonomi keluarga," jelasnya.

Kegiatan Komsos yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dalam suasana akrab dan demokratis. Warga antusias bertanya dan memberikan masukan terkait kondisi lingkungan mereka. Para perangkat Desa Druntenwetan yang hadir juga berkomitmen untuk menindaklanjuti himbauan Babinsa dengan menggerakkan kerja bakti massal di setiap RW.

Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sebagai simbol kehadiran negara, tetapi sebagai mitra yang siap mendengar dan menyelesaikan permasalahan warga. Melalui pendekatan humanis seperti ini, Koramil 1617/Gabuswetan berharap dapat menciptakan Desa Druntenwetan yang sehat, aman, dan mandiri pangan, sesuai dengan nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indramayu.
Posting Komentar