Babinsa Desa Jambak Pererat Silaturahmi, Pantau Ketertiban Lahan HGU di Cikedung
Juli 13, 2026
INDRAMAYU – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan warga binaan, Babinsa Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Pelda H. Suganda, secara aktif melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (13/7/2026) pagi ini difokuskan pada dua agenda utama, yaitu pemantauan situasi terkait lahan Hak Guna Usaha (HGU) serta mempererat tali silaturahmi antarwarga dan aparat kewilayahan.
Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan berjalan hingga selesai dalam suasana yang kondusif, tertib, dan aman. Kehadiran Pelda H. Suganda di tengah-tengah warga Desa Jambak bukan sekadar formalitas dinas, melainkan wujud nyata dari implementasi tugas pokok TNI Angkatan Darat sebagai alat pertahanan negara yang juga memiliki fungsi pembinaan teritorial. Melalui pendekatan humanis dan dialogis, Babinsa berusaha menjembatani berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya ketertiban umum, khususnya dalam sengketa atau pengelolaan lahan berskala besar seperti HGU.
Isu lahan HGU seringkali menjadi titik rawan konflik sosial di berbagai daerah, termasuk di wilayah Indramayu yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Oleh karena itu, langkah preventif melalui monitoring atau pemantauan situasi menjadi sangat krusial. Dalam kesempatan tersebut, Pelda H. Suganda mendengarkan langsung keluhan, harapan, serta informasi terkini dari para tokoh masyarakat dan warga biasa mengenai perkembangan status lahan HGU di wilayah Desa Jambak. Dengan adanya dialog terbuka ini, potensi gesekan atau kesalahpahaman yang mungkin timbul akibat isu kepemilikan atau pemanfaatan lahan dapat dideteksi sejak dini dan diredam sebelum berkembang menjadi konflik horizontal yang lebih luas.
Selain aspek keamanan dan pemantauan lahan, kegiatan Komsos ini juga menekankan pada nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong. Pelda H. Suganda menegaskan bahwa kedekatan antara personel TNI dengan rakyat adalah kunci utama dalam menciptakan ketahanan nasional di tingkat akar rumput. "Silaturahmi yang kita bangun hari ini adalah investasi sosial kita bersama. Ketika ada masalah, kita bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin dan musyawarah, karena kita sudah saling mengenal dan percaya," ujar Pelda H. Suganda dalam arahannya kepada warga yang hadir.
Respon positif datang dari berbagai elemen masyarakat Desa Jambak. Mereka mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu sigap turun ke lapangan untuk mendengar keluh kesah warga. Keberadaan anggota Koramil 1613/Trs ini dinilai mampu memberikan rasa aman dan tenang, terutama bagi mereka yang tinggal di area berbatasan dengan kawasan HGU. Warga merasa memiliki saluran komunikasi yang jelas dan terpercaya untuk menyampaikan persoalan mereka tanpa harus melalui birokrasi yang berbelit-belit.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0616/Indramayu sebelumnya telah menginstruksikan seluruh jajaran Babinsa untuk terus meningkatkan intensitas interaksi dengan masyarakat. Instruksi ini sejalan dengan visi TNI untuk menjadi mitra yang dekat dan solutif bagi rakyat. Pelaksanaan Komsos oleh Pelda H. Suganda di Desa Jambak merupakan bukti konkret dari pelaksanaan perintah tersebut. Tidak hanya fokus pada aspek militeristik, tetapi juga pada aspek sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan ketenteraman hidup warga.
Kegiatan yang berakhir dengan lancar ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Selain mendapatkan informasi terbaru mengenai situasi lahan HGU, warga juga merasa lebih dihargai dan diperhatikan oleh aparatur negara. Diharapkan, momentum silaturahmi ini dapat terus dipelihara dan dikembangkan menjadi gerakan kolektif untuk menjaga kerukunan desa.
Ke depan, Koramil 1613/Trs berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala terhadap dinamika sosial di wilayah binaannya. Langkah-langkah proaktif seperti Komsos rutin akan terus dijadwalkan untuk memastikan bahwa setiap potensi gangguan kamtibmas dapat ditangani secara cepat dan tepat. Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, Desa Jambak diharapkan dapat menjadi contoh desa yang aman, tertib, dan harmonis di tengah tantangan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam yang kompleks.
