Babinsa Mundakjaya Turun Langsung ke Sawah, Dampingi Petani Tanam Padi demi Sukseskan MT II 2026
Juli 12, 2026
INDRAMAYU – Komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan secara nyata di wilayah Kabupaten Indramayu. Salah satu lumbung padi Jawa Barat ini menjadi saksi bisu sinergitas antara aparat kewilayahan dan para petani lokal dalam upaya percepatan Musim Tanam (MT) II Tahun 2026. Di tengah terik matahari pagi yang mulai menyengat, sosok seorang Babinsa terlihat akrab berbaur dengan warga, memberikan semangat sekaligus bantuan teknis di area persawahan Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung.
Kegiatan pendampingan pertanian ini dipimpin langsung oleh Pelda Eryana, anggota Koramil 1613/Terisi, yang dikenal dekat dengan masyarakat binaannya. Pada Minggu (12/7/2026), sejak pukul 10.00 WIB hingga kegiatan selesai, Pelda Eryana turun langsung ke Blok Munjul, Desa Mundakjaya, untuk mendampingi Kelompok Tani (Poktan) "Tani Mulus" dalam proses penanaman padi. Kehadirannya bukan sekadar formalitas pengawasan, melainkan bentuk dukungan moril dan materiil agar target tanam di wilayah tersebut dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pertanian maupun komando atas.
Desa Mundakjaya, yang terletak di Kecamatan Cikedung, merupakan salah satu area strategis bagi produksi padi di Kabupaten Indramayu. Dengan luas lahan yang cukup signifikan, keberhasilan masa tanam di desa ini sangat berpengaruh terhadap stok beras regional. Oleh karena itu, peran Babinsa seperti Pelda Eryana menjadi sangat krusial. Ia tidak hanya memastikan bahwa proses tanam berjalan lancar, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara petani dengan instansi terkait apabila terjadi kendala, baik itu terkait ketersediaan bibit, pupuk, maupun air irigasi.
Dalam laporannya kepada Dandim 0616/Indramayu, disebutkan bahwa kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman. Hal ini mencerminkan kondisi sosial masyarakat yang kondusif serta kepercayaan tinggi warga terhadap kehadiran anggota TNI di tengah-tengah mereka. Poktan "Tani Mulus" menyambut baik kehadiran Babinsa tersebut. Bagi para petani, adanya pendampingan dari pihak militer memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa pemerintah serius dalam mengawal sektor pertanian, terutama di masa transisi musim tanam.
Pelda Eryana menekankan bahwa percepatan Musim Tanam II Tahun 2026 adalah prioritas utama. "Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lahan tidur atau terlambat tanam di wilayah binaan kami. Dengan bekerja sama erat dengan kelompok tani, kami optimis target produksi padi di Kecamatan Cikedung dapat terpenuhi bahkan melampaui ekspektasi," ujarnya dalam suasana kerja yang penuh keakraban. Aksi gotong royong yang ditampilkan oleh Babinsa bersama petani di Blok Munjul menjadi contoh nyata dari implementasi Binter (Bina Teritorial) yang efektif.
Sinergi antara TNI dan petani ini juga sejalan dengan instruksi dari Kodim 0616/Indramayu untuk terus meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya. Melalui laporan resmi yang disampaikan kepada Dandim, Kasdim, serta Para Staf Dim 0616/Indramayu, terdokumentasi jelas bahwa setiap langkah kecil di tingkat lapangan memiliki dampak besar bagi stabilitas nasional. Dokumentasi kegiatan yang terlampir dalam laporan menunjukkan wajah-wajah petani yang bersemangat, bersanding dengan seragam loreng Babinsa yang kini identik dengan warna hijau sawah.
Keberhasilan kegiatan di Desa Mundakjaya ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di sekitar Kecamatan Cikedung dan Kabupaten Indramayu pada umumnya. Dengan pendekatan yang humanis dan solutif, Babinsa seperti Pelda Eryana membuktikan bahwa TNI adalah sahabat petani. Di era modern ini, tugas tentara tidak hanya berjaga di perbatasan atau medan pertempuran, tetapi juga berjuang di garis depan ketahanan pangan, memastikan piring nasi rakyat tetap terisi berkat hasil keringat mereka sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas penanaman padi di Blok Munjul terus berlanjut dengan semangat tinggi. Harapan besar menggantung pada hasil panen mendatang, di mana kerja keras Pelda Eryana dan Poktan Tani Mulus akan membuahkan hasil berupa bulir-bulir padi emas yang siap menopang kebutuhan pangan masyarakat Indramayu dan sekitarnya.
