HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Terisi Latih PBB dan Deklarasi Anti-Perundungan, Bentuk Karakter Disiplin Siswa SMK Islam


INDRAMAYU – Dalam rangka membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, Babinsa  melaksanakan kegiatan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta deklarasi anti-perundungan (bullying) kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Islam Terisi. Kegiatan yang berlangsung di Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (16/7/2025) ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa siswi baru.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berjalan hingga selesai dalam suasana yang khidmat namun penuh semangat. Pelatihan PBB diberikan sebagai metode dasar untuk menanamkan kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab individu dalam sebuah kelompok. Melalui gerakan-gerakan baris berbaris yang terstruktur, para siswa diajarkan untuk patuh terhadap komando, menghargai waktu, dan menjaga konsentrasi. Hal ini dinilai sangat penting sebagai fondasi mental bagi mereka sebelum memasuki dunia pendidikan kejuruan yang menuntut ketelitian dan profesionalisme tinggi.

Selain aspek fisik dan kedisiplinan, poin utama dari kegiatan kali ini adalah deklarasi anti-perundungan. Babinsa menekankan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, baik verbal, fisik, maupun psikologis. Para siswa diajak untuk berkomitmen saling menghormati perbedaan, membangun solidaritas positif, dan berani menolak serta melaporkan tindakan bullying jika terjadi di sekitar mereka.

"Deklarasi ini bukan sekadar simbolis, tetapi janji moral kita bersama untuk menciptakan budaya sekolah yang sehat. Disiplin dalam PBB harus sejalan dengan disiplin moral untuk tidak menyakiti teman sendiri," ujar Babinsa dalam arahannya saat memimpin deklarasi.

Respon positif datang dari pihak SMK Islam Terisi yang mengapresiasi keterlibatan TNI dalam proses pembinaan karakter siswa baru. Kepala sekolah dan panitia MPLS menyatakan bahwa kolaborasi dengan Babinsa membantu memperkuat pesan-pesan positif tentang integritas dan etika sosial. Para siswa terlihat serius mengikuti setiap instruksi PBB dan dengan lantang mengucapkan sumpah janji anti-perundungan sebagai tanda keseriusan mereka.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ada insiden atau gangguan yang berarti, menunjukkan bahwa para peserta telah memahami tata tertib selama pelaksanaan MPLS. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai arsip pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.

Laporan ini disampaikan kepada Komandan Distrik Militer (Dandim) 0616/Indramayu sebagai bentuk pertanggungjawaban Koramil 1613/Terisi dalam mendukung program pendidikan karakter di wilayah binaan. Diharapkan, melalui pelatihan PBB dan komitmen anti-perundungan ini, siswa-siswi SMK Islam Terisi dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tidak hanya kompeten secara keahlian, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan jiwa ksatria yang siap berkontribusi bagi bangsa.
Posting Komentar