HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gebrak Sinergi Sliyeg! Lettu Cke Anton Susilo dan AKP Edi Mulyadi Setiadji Pecah Kebekuan, Rayakan HUT Bhayangkara ke-80 dengan Janji Pengawalan Total!


INDRAMAYU – Pagi yang cerah di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (1/7/2026), menjadi saksi bisu sebuah pertemuan strategis yang penuh makna. Bukan rapat koordinasi biasa yang kaku, melainkan sebuah perayaan persaudaraan yang hangat di Mapolsek Sliyeg. Tepat pukul 11.00 WIB, Danramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom., memimpin rombongan keluarga besar Koramil untuk memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 kepada Kapolsek Sliyeg, AKP Edi Mulyadi Setiadji, S.H., beserta jajarannya. Kehadiran mereka membawa pesan kuat: "80 Tahun Mengabdi, POLRI untuk Masyarakat", sebuah tema yang menggema sebagai janji pengabdian tanpa henti bagi keselamatan rakyat.

Suasana di Mapolsek Sliyeg terasa berbeda hari itu. Tidak ada sekat formal antara seragam loreng dan seragam biru. Lettu Anton dan AKP Edi tampak berbaur akrab, saling bertukar cerita tentang dinamika lapangan yang mereka hadapi sehari-hari. Bagi keduanya, momen ini adalah bukti nyata bahwa TNI dan Polri di Sliyeg bukan dua entitas yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan satu tubuh yang tak terpisahkan dalam menjaga ketertiban wilayah. "Kami datang bukan hanya untuk mengucapkan selamat, tapi untuk memperbarui komitmen. Bahwa di setiap langkah Polri menjaga keamanan, TNI akan selalu berdiri di samping," tegas Lettu Anton di hadapan para anggotanya.

AKP Edi Mulyadi Setiadji menyambut baik gestur tersebut dengan tangan terbuka. Ia mengakui bahwa tantangan keamanan di Sliyeg, yang dikenal sebagai daerah agraris dengan aktivitas pasar yang padat, membutuhkan mata dan telinga dari semua pihak. "Sinergi ini adalah nyawa kami di lapangan. Tanpa dukungan Babinsa, mustahil kami bisa menjangkau setiap sudut desa dengan cepat. Selamat HUT Bhayangkara ke-80 adalah milik kita bersama," ujar AKP Edi dengan nada bangga. Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari anggota Polsek dan Koramil yang hadir, menandakan solidnya moral pasukan di garis depan.

Perayaan ini juga menjadi momentum evaluasi singkat namun tajam. Kedua pimpinan instansi tersebut membahas strategi pencegahan kejahatan yang lebih proaktif, terutama menjelang musim panen raya. Mereka sepakat untuk meningkatkan frekuensi patroli gabungan dan mengoptimalkan peran tokoh masyarakat sebagai mitra intelijen sosial. Fokus utama adalah memastikan tidak ada celah bagi pelaku kriminal untuk mengganggu kenyamanan warga, sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani dan pedagang yang menjadi tulang punggung ekonomi Sliyeg.

Kehadiran seluruh anggota Koramil 1607/Sliyeg dan Polsek Sliyeg dalam acara ini menunjukkan keterlibatan total dari tingkat komando hingga prajurit bawah. Tidak ada yang merasa asing; semua terlibat dalam suka cita peringatan 80 tahun pengabdian Polri. Foto-foto bersama yang diambil di halaman Mapolsek merekam senyum tulus para aparat, sebuah gambaran visual dari harmoni yang jarang ditemukan di tempat lain.

Bagi warga Sliyeg, berita tentang eratnyaa hubungan antara Danramil dan Kapolsek ini adalah kabar gembira. Mereka tahu bahwa ketika aparat bersatu, kejahatan akan sulit bernapas. Masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan isu-isu provokatif atau ancaman keamanan, karena mereka memiliki penjaga yang kompak dan saling mendukung.

Hingga kegiatan selesai, suasana tetap kondusif dan penuh kehangatan. Tidak ada insiden, hanya ada janji-janji kerja sama yang diperkuat. Langkah Lettu Cke Anton Susilo dan AKP Edi Mulyadi Setiadji ini telah menetapkan standar baru bagi kolaborasi TNI-Polri di Indramayu. Dengan semangat "Mengabdi untuk Masyarakat", mereka membuktikan bahwa keamanan bukanlah monopoli satu institusi, melainkan hasil kerja keras bersama yang dilandasi oleh rasa saling percaya dan hormat. Sliyeg kini berdiri lebih kokoh, dijaga oleh dua pilar kekuatan yang menyatu dalam satu tujuan mulia.
Posting Komentar