HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gedor Sawah Manggungan! Babinsa Sertu Carli Turun Langsung Sulam Padi Varietas Kebo Cibatu, Jamin Ketahanan Pangan Desa Terisi

INDRAMAYU – Di tengah terik matahari pagi yang mulai menyengat di Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (14/7/2026), sosok seorang prajurit TNI tampak sibuk berendam di lumpur sawah. Bukan sedang berlatih tempur, melainkan sedang melakukan tugas mulia sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional. Sertu Carli, Bintara Tinggi (Babinsa) Desa Manggungan dari Koramil 1613/Terisi, turun langsung ke Blok Kemisan untuk melaksanakan pendampingan pertanian, khususnya kegiatan sulam atau nanjangi tanaman padi. Aksi nyata ini menjadi bukti konkret bahwa TNI tidak hanya tangkas memegang senjata, tetapi juga piawai memegang cangkul demi kesejahteraan rakyat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada lahan seluas 0,7 hektar milik Bapak Mahmud, seorang petani lokal yang menanam varietas unggul Kebo Cibatu. Varietas ini dikenal memiliki potensi hasil panen yang tinggi dan tahan terhadap beberapa jenis hama, namun memerlukan perawatan intensif, terutama pada masa awal tanam. Sertu Carli tidak hanya berdiri memantau dari pinggir pematang; ia turut serta membantu proses penyulaman bibit padi yang mati atau tumbuh kurang optimal. Langkah ini bertujuan memastikan populasi tanaman per hektar tetap ideal, sehingga target produksi panen Musim Tanam (MT) II tahun 2025/2026 dapat tercapai secara maksimal.

Kehadiran Sertu Carli di sawah Bapak Mahmud membawa semangat baru bagi para petani di Desa Manggungan. Dalam dialog santai di sela-sela pekerjaan, Babinsa tersebut memberikan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya ketepatan waktu dalam perawatan tanaman. "Sulam itu ibarat memperbaiki fondasi rumah. Jika dibiarkan bolong-bolong, hasilnya tidak akan kokoh. Kita pastikan setiap jengkal tanah di sini menghasilkan beras terbaik untuk Indonesia," ungkap Sertu Carli dengan nada penuh semangat. Pernyataan ini disambut antusias oleh Bapak Mahmud, yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran pendamping dari TNI.

Pendampingan ini merupakan bagian integral dari program strategis Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung swasembada pangan nasional. Dengan variabilitas cuaca yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim, peran Babinsa seperti Sertu Carli menjadi sangat krusial. Mereka bertindak sebagai jembatan antara teknologi pertanian modern dengan kearifan lokal petani. Melalui monitoring rutin dan bantuan tenaga langsung, risiko gagal panen akibat serangan hama atau kekurangan bibit dapat diminimalisir sejak dini.

Suasana di Blok Kemisan Desa Manggungan terpantau aman, kondusif, dan penuh dengan gotong royong. Tidak ada kendala berarti selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi antara Babinsa dan petani ini menunjukkan harmonisasi hubungan TNI-Rakyat yang telah terjalin lama. Masyarakat Desa Manggungan merasa memiliki "kakak" di kalangan militer yang peduli terhadap nasib perut mereka. Kepercayaan ini adalah modal sosial terbesar bagi stabilitas keamanan wilayah di tingkat desa.

Komandan Kodim 0616/Indramayu patut bangga dengan dedikasi jajarannya di lapangan. Tindakan proaktif Sertu Carli dalam mendampingi petani Bapak Mahmud adalah contoh kecil dari ribuan upaya serupa yang dilakukan oleh seluruh Babinsa di Indramayu. Ini bukan sekadar laporan rutinitas, melainkan sebuah narasi perjuangan menjaga kedaulatan pangan dari akar rumput. Dengan varietas Kebo Cibatu yang dirawat dengan penuh kasih sayang oleh tangan-tangan terampil seperti Sertu Carli dan Bapak Mahmud, prospek panen raya di Kecamatan Terisi terlihat sangat menjanjikan.

Ke depan, diharapkan model pendampingan intensif seperti ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Sinergi antara pengetahuan teknis pertanian Babinsa dengan pengalaman empiris petani harus terus dioptimalkan. Sertu Carli telah memberikan teladan bahwa pengabdian kepada negara bisa dilakukan dengan cara memuliakan profesi petani. Semoga keringat yang mengucur di sawah Blok Kemisan hari ini akan berbuah menjadi bulir-bulir padi emas yang melimpah, membawa kemakmuran bagi Desa Manggungan dan kontribusi nyata bagi lumbung padi nasional.
Posting Komentar