HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gejolak Harga di Haurgeulis! Sertu Kusno Wardhana Ungkap Fakta: Gula dan Telur Naik, Namun Bawang Merah serta Daging Ayam Mulai Turun!


INDRAMAYU – Dinamika pasar kembali menjadi sorotan utama di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Pada Sabtu (25/7/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, Sertu Kusno Wardhana, anggota Koramil 1615/Haurgeulis, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako secara menyeluruh di berbagai kios dan toko sembako wilayah setempat. Aksi nyata Babinsa ini memberikan gambaran jelas mengenai fluktuasi harga yang terjadi, di mana beberapa komoditas strategis mengalami kenaikan, sementara yang lain justru menunjukkan tren penurunan yang menggembirakan bagi daya beli masyarakat.

Hasil pantauan Sertu Kusno Wardhana menunjukkan adanya pergerakan harga yang cukup signifikan. Kabar baik datang dari beras medium yang harganya turun dari Rp13.200 menjadi Rp13.000 per kilogram. Demikian pula dengan bawang merah yang mengalami penurunan drastis dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, serta daging ayam yang kini dibanderol seharga Rp35.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp37.000. Penurunan harga pada komoditas pokok ini tentu menjadi angin segar bagi para ibu rumah tangga di Haurgeulis.

Namun, di sisi lain, warga masih harus menghadapi kenaikan harga pada beberapa item penting. Gula pasir tercatat naik dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram, sementara harga telur ayam juga dilaporkan mengalami kenaikan menjadi Rp32.000 per kilogram. Untuk komoditas lainnya seperti minyak goreng (Rp17.000/kg), jagung (Rp13.000/kg), kedelai lokal (Rp10.000/kg), bawang putih (Rp40.000/kg), dan daging sapi (Rp140.000/kg), harga terpantau tetap stabil tanpa perubahan berarti.

Kehadiran Sertu Kusno Wardhana di tengah-tengah pedagang dan pembeli tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penenang suasana. Ia berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk memastikan bahwa kenaikan harga yang terjadi wajar dan bukan akibat penimbunan atau spekulasi liar. "Kami ingin memastikan transparansi harga. Jika ada ketidakwajaran, kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait," tegasnya saat memantau salah satu kios sembako.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di Pasar Daerah Haurgeulis dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Tidak ada gejolak atau protes dari masyarakat terkait fluktuasi harga tersebut. Para pedagang tampak kooperatif dalam memberikan informasi harga terkini kepada aparat TNI. Dokumentasi kegiatan yang terlampir membuktikan keseriusan Koramil 1615/Haurgeulis dalam menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan.

Langkah proaktif Sertu Kusno Wardhana ini patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. Dengan data akurat dari lapangan, pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah intervensi jika diperlukan, khususnya untuk menstabilkan harga gula dan telur. Sinergi antara Babinsa, pedagang, dan masyarakat Haurgeulis adalah kunci untuk menjaga keseimbangan pasar agar tetap adil dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Posting Komentar