HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gema Ayat Suci Menggema di Kandanghaur! Pelda Encen Hadiri MTQ Tingkat Kecamatan 2026, Wujud Nyata TNI Dukung Penguatan Moral dan Spiritual Generasi Muda


INDRAMAYU – Suasana khidmat dan penuh nuansa religius menyelimuti Aula Kecamatan Kandanghaur pada Jumat (3/7/2026). Sejak pukul 08.30 WIB, ratusan mata tertuju ke arah panggung utama, nơi para qari dan qariah muda dari berbagai desa tengah unjuk gigi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Hadits Tingkat Kecamatan Kandanghaur Tahun 2026. Acara yang digelar sebagai ajang seleksi untuk mewakili kecamatan di tingkat kabupaten ini tidak hanya menjadi kompetisi seni baca Al-Qur'an, tetapi juga momentum silaturahmi akbar antara pemerintah, tokoh agama, dan aparat kewilayahan.

Kehadiran perwakilan TNI dalam acara ini memberikan kesan mendalam tentang komitmen korps hijau dalam mendukung pembangunan karakter bangsa berbasis nilai-nilai spiritual. Danramil 1616/Kandanghaur, yang diwakili oleh Pelda Encen, hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moral kepada para peserta (kafilah) dan panitia. Kehadirannya bersama Camat Kandanghaur, Bpk. Rusyad Nurdin, ST., M.SL., serta unsur Muspika lainnya seperti Perwakilan Pos AL Erwet, Ketua MUI, Kepala KUA, hingga Ketua PKK dan Aksi, menunjukkan bahwa kesuksesan event keagamaan adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

Pelda Encen dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur'an dengan lagu yang indah, melainkan sebuah proses internalisasi nilai-nilai Ilahi ke dalam kehidupan sehari-hari. "TNI senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat membentengi generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan bebas dan narkoba. Dengan mencintai Al-Qur'an, insya Allah kita akan memiliki benteng iman yang kuat," ujarnya. Pesan ini disambut hangat oleh para orang tua dan peserta yang hadir.

Kompetisi tahun ini dinilai sangat ketat karena melibatkan kafilah-kafilah terbaik dari setiap desa di Kecamatan Kandanghaur. Para juri, yang terdiri dari ahli qira'at dan hadits, bekerja secara profesional untuk menilai aspek tajwid, makhraj huruf, fasahah, serta keindahan suara. Selain itu, pemahaman terhadap kandungan ayat dan hadits juga menjadi poin penilaian penting, memastikan bahwa para juara tidak hanya pandai membaca, tetapi juga memahami makna yang dibacanya.

Ketua MUI Kecamatan Kandanghaur dalam sambutannya menekankan pentingnya regenerasi hafiz dan hafizah di tingkat akar rumput. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan dan Koramil 1616/Kandanghaur yang telah memfasilitasi terlaksananya acara dengan lancar. "Sinergi antara ulama, umara, dan aparatur keamanan seperti yang terlihat hari ini adalah kunci terciptanya masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," katanya.

Selama kegiatan berlangsung dari pagi hingga selesai, situasi terpantau sangat tertib, aman, dan kondusif. Tidak ada gangguan berarti, dan antusiasme masyarakat untuk mendengarkan lantunan ayat suci sangat tinggi. Acara ini juga menjadi wadah bagi para Kuwu dan tokoh masyarakat untuk berdiskusi santai mengenai program-program keagamaan di desa masing-masing.

Keberhasilan pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kandanghaur 2026 ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai religius masih menjadi pondasi utama kehidupan sosial di wilayah tersebut. Dengan dukungan penuh dari Tiga Pilar dan masyarakat, diharapkan para pemenang dapat membawa harum nama Kandanghaur di ajang yang lebih tinggi. Lebih dari itu, semangat mencintai Al-Qur'an yang ditularkan melalui event ini diharapkan dapat menjadi virus kebaikan yang menyebar luas, menciptakan generasi Indramayu yang cerdas secara intelektual dan mulia secara spiritual. (***)
Posting Komentar