HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gembleng Karakter Sejak Dini, Peltu Hermawan dan Sertu Suardi Tanamkan Wasbang serta Disiplin PBB di MA & SMP Misaya Mina


INDRAMAYU – Suasana pagi yang cerah di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, dipenuhi dengan semangat baru para siswa. Pada Rabu (22/7/2026), tepat pukul 07.30 WIB, Sekolah MA dan SMP Misaya Mina menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berbeda dari biasanya. Dua personel TNI dari Koramil 1616/Kandanghaur, yakni Peltu Hermawan dan Sertu Suardi, hadir langsung untuk memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Kehadiran mereka bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan kedisiplinan tinggi sejak dini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah MA dan SMP Misaya Mina, Ibu Yaya, S.Pd., beserta jajaran guru, serta seluruh siswa-siswi baru yang mengikuti MPLS. Dalam sambutannya, Ibu Yaya menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan instansi militer dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta tanah air. "Kami berharap melalui bimbingan langsung dari Bapak-Bapak TNI, siswa dapat memahami arti disiplin dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia," ujarnya.

Sesi Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipimpin oleh Peltu Hermawan menjadi ajang uji ketahanan mental dan fisik bagi para siswa. Dengan gaya instruksi yang tegas namun humanis, Peltu Hermawan mengajarkan gerakan dasar seperti sikap sempurna, hormat, dan jalan di tempat. Para siswa diajarkan untuk bergerak serempak, mendengarkan aba-aba dengan seksama, dan menghargai kekompakan tim. "Disiplin bukan sekadar tentang baris-berbaris, tapi tentang bagaimana kalian mengatur diri sendiri untuk mencapai tujuan bersama," pesan Peltu Hermawan di sela-sela latihan. Keringat yang menetes di peluh para siswa menjadi bukti usaha keras mereka untuk menyerap nilai-nilai kedisiplinan tersebut.

Setelah sesi fisik, Sertu Suardi mengambil alih untuk menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan. Ia menguraikan sejarah perjuangan bangsa, nilai-nilai Pancasila, dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Dengan bahasa yang mudah dipahami oleh remaja, Sertu Suardi mengajak siswa untuk merefleksikan peran mereka sebagai generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan. "Cinta tanah air bisa dimulai dari hal kecil, seperti rajin belajar, menghormati guru, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah," jelasnya. Materi ini disambut antusias oleh siswa, yang terlihat aktif bertanya dan berdiskusi mengenai isu-isu kebangsaan terkini.

Sinergi antara MA/SMP Misaya Mina dan Koramil 1616/Kandanghaur ini menunjukkan komitmen kuat dalam pendidikan karakter. Melalui pendekatan yang integratif, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam membangun mentalitas yang tangguh. Selama kegiatan berlangsung dari pagi hingga selesai, situasi terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada insiden atau gangguan yang terjadi, berkat koordinasi yang baik antara panitia sekolah, personel TNI, dan kesadaran para siswa itu sendiri.

Keberhasilan pelaksanaan materi Wasbang dan PBB di MA dan SMP Misaya Mina ini menjadi modal penting bagi kelancaran proses belajar mengajar sepanjang tahun ajaran. Dengan bekal disiplin dan wawasan kebangsaan yang ditanamkan sejak hari pertama MPLS, diharapkan para siswa ini akan tumbuh menjadi pemuda-pemudi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Ini adalah investasi jangka panjang bagi Desa Eretan Wetan dan Indonesia secara keseluruhan, di mana setiap siswa adalah calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Posting Komentar