Gempita Desa Kedokan Gabus: Serda Agus Dwi Wibowo Babinsa Koramil 1617/Gabuswetan Galang Solidaritas Warga, Deklarasi Desa Bersih dan Aman Melalui Komsos yang Menggugah
Juli 17, 2026
INDRAMAYU – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Balai Desa Kedokan Gabus, Kecamatan Gabuswetan, pada Jumat siang, 17 Juli 2026. Tepat pukul 11.00 WIB, sebuah kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dipimpin langsung oleh Babinsa setempat, Serda Agus Dwi Wibowo, berhasil menarik perhatian puluhan warga dan perangkat desa. Bukan sekadar pertemuan rutin administratif, komsos ini berubah menjadi forum dialog terbuka yang produktif, di mana isu-isu strategis seperti keamanan lingkungan dan kebersihan desa dibahas dengan semangat gotong royong yang tinggi.
Serda Agus Dwi Wibowo hadir dengan pendekatan yang humanis dan rendah hati. Ia tidak datang sebagai sosok yang menggurui, melainkan sebagai mitra diskusi yang siap mendengar aspirasi masyarakat. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keamanan dan kenyamanan desa adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat keamanan. "Kondusifitas wilayah tidak akan tercipta jika kita saling curiga. Mari kita bangun silahturahmi yang kuat, karena tetangga yang akrab adalah mata dan telinga terbaik untuk menjaga keamanan," ujar Serda Agus dengan nada persuasif yang langsung disambut anggukan setuju dari para hadirin.
Selain aspek keamanan, Serda Agus juga menyoroti isu lingkungan yang kerap kali dianggap sepele namun berdampak besar bagi kesehatan dan estetika desa. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Kedokan Gabus untuk berkomitmen tidak membuang sampah sembarangan. Dengan data dan contoh nyata, ia menjelaskan bagaimana tumpukan sampah dapat menjadi sarang penyakit dan sumber bencana banjir saat musim hujan tiba. "Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan juga bagian dari cinta kita terhadap desa sendiri. Mari kita jadikan Kedokan Gabus sebagai desa percontohan yang bersih, hijau, dan sehat," ajaknya dengan penuh semangat.
Perangkat desa yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Babinsa ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya pendampingan aktif dari TNI dalam menggerakkan kesadaran masyarakat. Kolaborasi antara Babinsa, kepala desa, dan tokoh masyarakat menciptakan sinergi yang kuat untuk meneruskan pesan-pesan positif kepada warga yang tidak hadir. Diskusi berlangsung dua arah, di mana warga juga menyampaikan keluhan-keluhan kecil terkait kondisi lingkungan mereka, yang langsung dicatat dan ditindaklanjuti oleh Serda Agus.
Kegiatan komsos ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Tidak ada ketegangan atau perbedaan pendapat yang tajam, justru sebaliknya, suasana dipenuhi dengan rasa persaudaraan dan keinginan bersama untuk memajukan desa. Wajah-wajah warga tampak cerah, merasa dihargai dan didengarkan oleh perwakilan negara di tingkat paling bawah.
Melalui kegiatan ini, Serda Agus Dwi Wibowo telah membuktikan bahwa peran Babinsa melampaui tugas pertahanan; ia juga menjadi agen perubahan sosial dan lingkungan. Dengan membangun komunikasi yang intensif, ia berhasil menanamkan nilai-nilai disiplin kebersihan dan kewaspadaan keamanan di hati masyarakat Desa Kedokan Gabus. Ini adalah langkah konkret menuju terciptanya desa yang mandiri, bersih, dan aman, di mana setiap warga merasa memiliki dan bertanggung jawab atas tanah tempat mereka berpijak. Komsos ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan kolektif warga Kedokan Gabus untuk hidup lebih baik dan lebih harmonis.
