Harapan di Bawah Langit Anjatan! Anggota Koramil 1614 Monitor Bupati Lucki Hakim Pimpin Sholat Istisqa, Doa Bersama 250 Jamaah dan Muspida untuk Turunkan Hujan serta Santuni Lansia!
Juli 24, 2026
INDRAMAYU – Suasana khidmat dan penuh harap menyelimuti Alun-Alun Anjatan, atau lebih tepatnya halaman Masjid Baiturohman, Desa Anjatan dan Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (24/7/2026). Tepat pukul 14.00 WIB hingga selesai, ratusan warga bersama jajaran pejabat daerah melaksanakan Sholat Istisqa (Sholat Memohon Hujan) sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kondisi cuaca yang kian kering. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Bapak Lucki Hakim, bersama Forkopimda dan Forkopimcam se-Kabupaten Indramayu, menandai solidaritas tinggi antara pemerintah dan rakyat dalam menghadapi tantangan alam.
Kehadiran Serka M. Faizin dan Sertu Nur Amin, Babinsa Desa Anjatan dan Anjatan Utara dari Koramil 1614/Anjatan, menjadi bagian integral dari pengamanan dan kelancaran acara. Mereka memastikan bahwa ratusan jamaah yang hadir dapat beribadah dengan tenang dan tertib. Dandim 0616/Indramayu diwakili oleh Mayor Inf Rosidi (Kasdim), sementara Kapolres Indramayu diwakili oleh AKP H. Rasita (Kapolsek Anjatan). Kehadiran unsur TNI dan Polri ini menunjukkan dukungan penuh aparat keamanan terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan massa besar.
Dalam sambutannya, Bupati Lucki Hakim mengajak seluruh umat Islam, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Anjatan, untuk bersabar dan terus berdoa. "Kita berusaha secara lahiriah dengan menjaga lingkungan, namun kita juga harus berserah diri kepada Allah SWT. Sholat Istisqa ini adalah bukti ketundukan kita sebagai hamba, memohon rahmat berupa hujan untuk menghidupkan kembali sawah-sawah kita," ujar Bupati dengan nada mengharukan. Pesan ini disambut dengan amin yang bergema dari 250 jamaah yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, Camat, Kuwu, hingga para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Tidak hanya berdoa, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial nyata berupa pemberian santunan kepada masyarakat lansia berupa paket sembako. Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan di tengah kondisi cuaca yang mungkin berdampak pada hasil panen dan ekonomi keluarga. Para lansia tampak bahagia menerima bantuan tersebut, merasa diperhatikan oleh pemimpin mereka di saat-saat sulit.
Danramil 1614/Anjatan, Kapten Inf Hasanuddin, turut hadir memantau jalannya kegiatan, memastikan koordinasi antara unsur sipil dan militer berjalan lancar. Kehadiran para Camat se-Kabupaten Indramayu dan Kuwu se-Kecamatan Anjatan memperkuat pesan bahwa penanganan krisis air dan pertanian adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi lintas sektor.
Selama kegiatan berlangsung dari sore hari hingga selesai, situasi terpantau sangat aman, kondusif, dan tertib. Tidak ada gangguan keamanan maupun kerumunan yang tidak terkendali. Serka M. Faizin dan Sertu Nur Amin berhasil menjalankan tugas pengawalan dengan baik, menjaga harmoni antara petugas dan jamaah. Dokumentasi kegiatan menunjukkan momen-momen khusyuk saat doa-doa dipanjatkan ke langit, mencerminkan keimanan yang kuat dari masyarakat Anjatan.
Sholat Istisqa di Alun-Alun Anjatan ini bukan sekadar ritual agama, melainkan simbol persatuan dan harapan. Dengan dipimpin langsung oleh Bupati Lucki Hakim dan didukung penuh oleh Forkopimda, masyarakat Indramayu optimis bahwa doa mereka akan dikabulkan. Hujan yang dinanti-nanti diharapkan segera turun untuk menyelamatkan musim tanam dan mengembalikan senyum para petani. Ini adalah bukti bahwa ketika pemimpin turun ke bawah, berdoa bersama rakyatnya, kekuatan spiritual dan sosial menjadi tameng terkuat dalam menghadapi segala ujian alam. Anjatan bersatu dalam doa, menunggu berkah dari Yang Maha Kuasa.
