HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Harmoni Tiga Pilar di Bongas: Anggota Koramil 1626 Kandanghaur dan Camat Hadiri Doa Syukur Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Ikatan Batin Polri-Masyarakat


INDRAMAYU – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tanggal 1 Juli, Kepolisian Sektor (Polsek) Bongas menggelar acara syukuran dan doa bersama yang khidmat di Markas Komando (Mako) Polsek Bongas pada Jumat (3/6/2026). Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan momen refleksi dan penguatan sinergi antara institusi kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Bongas. Kehadiran Kapolsek Bongas, Lettu Fahrudin, bersama Camat Bongas, Bapak Dedi Irawan, menjadi simbol kuat bahwa keamanan dan ketertiban adalah hasil dari kolaborasi yang harmonis.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema yang lebih menekankan pada aspek humanis dan kedekatan dengan rakyat. Hal ini tercermin dari daftar hadir yang sangat representatif. Tidak hanya aparat keamanan, acara ini juga dihadiri oleh para Kuwu se-Kecamatan Bongas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Koramil 1616/Kandanghaur. Komposisi peserta yang beragam ini menunjukkan bahwa Polri di bawah kepemimpinan Lettu Fahrudin berhasil membangun jembatan komunikasi yang efektif dengan semua lapisan sosial, dari tingkat pemerintah desa hingga pemuka spiritual.

Dalam sambutannya, Kapolsek Lettu Fahrudin menyampaikan rasa syukur atas berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, sehingga Polsek Bongas dapat terus menjalankan tugasnya dengan baik selama satu tahun terakhir. 

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang parade atau upacara militer, tetapi tentang bagaimana polisi dapat menjadi sahabat bagi masyarakat. "Doa bersama ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu menjaga amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tanpa dukungan Bapak Camat, Para Kuwu, dan Tokoh Masyarakat, mustahil kami bisa menjaga kondusivitas wilayah Bongas," ujarnya dengan nada tulus.

Camat Bongas, Bapak Dedi Irawan, dalam tanggapannya memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolsek dan jajarannya. Ia menilai bahwa kehadiran Polri di Bongas sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam penanganan konflik sosial dan pencegahan kriminalitas. "Sinergi antara Muspika di Bongas sudah sangat solid. Acara syukur ini mempererat tali persaudaraan kita, sehingga setiap ada masalah di desa, kita bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin dan musyawarah," ungkap Dedi Irawan.

Sesi doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, yang mendoakan agar para anggota Polri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam bertugas. Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan seluruh warga Bongas dari segala bentuk bencana dan gangguan keamanan. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti ruangan Mako Polsek, menandakan betapa besarnya harapan masyarakat terhadap aparatur penegak hukum.

Kehadiran perwakilan Koramil 1616/Kandanghaur juga menambah warna kebersamaan dalam acara tersebut. Ini membuktikan bahwa meskipun berbeda seragam, TNI dan Polri memiliki satu tujuan yang sama: menjaga keutuhan NKRI dan kesejahteraan rakyat di tingkat akar rumput. Interaksi santai antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kuwu di sela-sela acara semakin memperkuat jaringan koordinasi lapangan.

Kegiatan berakhir dengan lancar dan aman, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polsek Bongas telah berhasil mengubah persepsi bahwa polisi adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat Bongas. Dengan fondasi spiritual dan sosial yang kuat seperti ini, diharapkan Kecamatan Bongas dapat terus menjadi wilayah yang damai, tertib, dan penuh keberkahan di masa mendatang. (***)
Posting Komentar