Kopda Saep Pajarudin Turun Langsung Cek Pasar, Pantau Stabilitas Harga Sembako di Terisi
Juli 13, 2026
INDRAMAYU – Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan mencegah terjadinya gejolak harga yang dapat memicu inflasi lokal, Babinsa Koramil 1613/Terisi secara rutin melaksanakan pemantauan harga kebutuhan pokok di wilayah binaannya. Pada Senin (13/7/2026) pagi, Kopda Saep Pajarudin terlihat sibuk berkeliling ke sejumlah toko sembako di Kecamatan Terisi untuk melakukan pengecekan langsung terhadap harga-harga komoditas strategis.
Kegiatan monitoring ini dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Kehadiran anggota TNI di pasar tradisional atau toko kelontong bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari peran Binter (Bina Teritorial) dalam memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Kopda Saep berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mengetahui ketersediaan stok dan tren harga terkini, sekaligus menjadi corong informasi bagi pemerintah daerah mengenai kondisi riil di lapangan.
Berdasarkan hasil pantauan Kopda Saep di beberapa titik penjualan, harga kebutuhan pokok di wilayah Terisi terpantau masih relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang harganya cukup tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Berikut adalah rincian harga rata-rata yang tercatat pada hari ini:
Harga beras standar dijual seharga Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng (migor) berada di angka Rp16.000 per kilogram. Untuk protein hewani, harga telur ayam tercatat Rp33.000 per kilogram, daging ayam potong dijual Rp38.000 per kilogram, dan daging sapi dipatok di harga Rp135.000 per kilogram.
Sedangkan untuk bahan pokok lainnya, jagung pipilan kering dihargai Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, dan kacang kedelai Rp19.000 per kilogram. Menariknya, harga bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih masih berada di level yang cukup tinggi. Bawang merah dijual seharga Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Angka-angka ini menjadi perhatian khusus bagi Babinsa untuk dilaporkan kepada komando atas guna antisipasi jika terjadi kelangkaan.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di wilayah Koramil 1613/Terisi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi penimbunan barang atau kenaikan harga yang tidak wajar (spekulatif) oleh para pedagang. Para pedagang juga menyambut baik kehadiran Babinsa, karena hal tersebut memberikan rasa aman bahwa ada pengawasan dari pihak berwenang terhadap praktik jual beli yang adil.
Dengan adanya pendampingan dan pengawasan rutin seperti yang dilakukan oleh Kopda Saep Pajarudin, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan pangan tetap terjaga, sehingga aktivitas ekonomi di Kecamatan Terisi dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
