Koramil 1613/Terisi Sidak Harga Sembako di Pasar Karangasem, Beras dan Telur Masih Terjangkau Meski Bawang Putih Melonjak
Juli 10, 2026
INDRAMAYU – Jajaran Koramil 1613/Terisi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat tingkat bawah. Pada Jumat pagi (10/7/2026), tepatnya pukul 09.00 WIB, Serma Aan Subhan, anggota Koramil setempat, turun langsung ke Pasar Terisi yang berlokasi di Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Misi utamanya adalah melakukan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok (sembako) untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan konsumen.
Kegiatan sidak ini menjadi penting mengingat fluktuasi harga pangan sering kali menjadi pemicu ketidakstabilan sosial jika tidak dipantau dengan baik. Kehadiran Babinsa di pasar tradisional memberikan sinyal kuat bahwa TNI peduli terhadap daya beli rakyat kecil. Selama kegiatan berlangsung, situasi pasar terpantau aman, lancar, dan kondusif, tanpa adanya gesekan antara pedagang dan pembeli.
Berdasarkan hasil pemantauan Serma Aan Subhan, terdapat variasi harga yang cukup menarik untuk dicermati. Kabar menggembirakan datang dari harga beras, yang masih sangat terjangkau di angka Rp12.000 per kilogram. Harga ini tergolong rendah dibandingkan rata-rata harga nasional, sehingga sangat membantu meringankan beban belanja ibu-ibu rumah tangga di wilayah Terisi. Selain itu, harga telur ayam juga tercatat stabil dan relatif murah, yaitu Rp29.000 per kilogram, sementara daging ayam dibanderol di harga Rp35.000 per kilogram.
Namun, kondisi berbeda terlihat pada komoditas minyak goreng dan bumbu dapur. Harga minyak goreng (migor) terpantau cukup tinggi, yakni Rp20.000 per kilogram. Angka ini mungkin menjadi catatan tersendiri bagi warga untuk mengatur anggaran belanja mereka. Lonjakan signifikan juga terjadi pada harga bawang putih, yang kini dijual seharga Rp35.000 per kilogram, serta cabe rawit hijau yang menyentuh angka Rp45.000 per kilogram. Harga cabe rawit yang tinggi ini kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca atau pasokan dari daerah penghasil yang sedang mengalami kendala.
Untuk komoditas lainnya, gula putih dijual seharga Rp18.000 per kilogram, cabe merah di harga Rp28.000 per kilogram, dan bawang merah di angka Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi terpantau di level Rp130.000 per kilogram, yang masih berada dalam kisaran wajar untuk ukuran kabupaten.
Serma Aan Subhan menyatakan bahwa meskipun ada beberapa komoditas yang harganya naik, stok barang di pasar Terisi masih tersedia dengan cukup. "Kami terus memantau agar tidak terjadi kelangkaan buatan. Jika ada indikasi penimbunan, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait," tegasnya.
Laporan ini telah disampaikan kepada Dandim 0616/Indramayu, dengan tembusan kepada Kasdim dan Pasiterdim, sebagai bagian dari sistem pelaporan kewilayahan yang transparan. Dengan adanya data real-time seperti ini, pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah antisipatif jika diperlukan, seperti subsidi atau operasi pasar.
Kehadiran Koramil 1613/Terisi di Pasar Karangasem bukan hanya soal angka-angka harga, tetapi juga tentang kehadiran fisik yang menenangkan. Warga merasa dilindungi dan didengar keluhannya. Melalui pendekatan humanis seperti ini, TNI berhasil memperkuat posisi sebagai mitra strategis masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi sehari-hari. Ke depan, monitoring serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk menjamin kesejahteraan warga Kecamatan Terisi.
