Koramil Gabuswetan Dukung Peresmian Jembatan Beton Tahap 3: Simbol Konektivitas dan Kesejahteraan Rakyat Indramayu
Juli 16, 2026
INDRAMAYU – Infrastruktur konektivitas di wilayah perbatasan Kecamatan Kroya dan Gabuswetan kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah dan TNI. Pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 13.00 WIB, bertempat di Sungai Cilalanang, Desa Sukamelang, Kecamatan Kroya, telah dilaksanakan peresmian Jembatan Beton Tahap 3. Kegiatan bersejarah ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu. Kehadiran Koramil jajaran Kodim 0616/Indramayu, termasuk elemen dari Koramil Gabuswetan yang berbatasan langsung dengan lokasi proyek, menandai komitmen penuh aparat kewilayahan dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis.
Jembatan perintis ini memiliki nilai strategis yang tinggi karena menghubungkan Desa Sukamelang dengan Desa Temiyangsari. Selama ini, aksesibilitas antara kedua desa tersebut sering terkendala oleh kondisi alam, terutama saat musim hujan. Dengan selesainya pembangunan tahap 3 ini, diharapkan konektivitas masyarakat semakin lancar, distribusi logistik pertanian menjadi lebih efisien, serta tingkat keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari meningkat signifikan. Ini adalah wujud nyata dari upaya percepatan pemerataan pembangunan di daerah yang sebelumnya tergolong terpencil atau sulit dijangkau.
Dalam sambutannya, Kuwu Desa Sukamelang, Masduki, S.H., menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya jembatan ini. Ia berharap pembangunan dapat berlanjut secara berkesinambungan untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Selain itu, ia juga menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pengairan, mengingat Desa Sukamelang merupakan wilayah agraris yang kerap mengalami kesulitan pasokan air untuk pertanian. Harapan ini disambut baik oleh para pejabat yang hadir sebagai bahan evaluasi untuk program pembangunan berikutnya.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., yang mewakili Bupati Indramayu, menekankan peran strategis Indramayu sebagai lumbung padi nasional. "Pembangunan jembatan ini adalah bukti kolaborasi sinergis antara Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat. Aksesibilitas yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani, yang pada akhirnya mendukung ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menegaskan bahwa kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan. "TNI hadir untuk menyukseskan program pemerintah. Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian kami kepada rakyat, memastikan bahwa tidak ada wilayah yang tertinggal dalam proses pembangunan nasional," tegas Danrem.
Prosesi peresmian berlangsung khidmat dan meriah, ditandai dengan gunting pita, pemotongan tumpeng, dan penandatanganan prasasti oleh Danrem 063/SGJ. Acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sekitar, yang diterima dengan antusias. Hadir pula berbagai tokoh penting, termasuk Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, Kapolres Indramayu yang diwakili Kapolsek Kroya, Kejaksaan Negeri, serta tokoh masyarakat dan agama dari Kecamatan Kroya dan Gabuswetan.
Kehadiran Forkopimcam dari kedua kecamatan, serta perwakilan para Kuwu, menunjukkan bahwa proyek ini didukung oleh seluruh lapisan pemerintahan setempat. Partisipasi aktif dari Koramil Gabuswetan dan Koramil Kroya dalam mengamankan dan mensukseskan acara ini membuktikan kemanunggalan TNI-Rakyat yang solid. Jembatan Beton Tahap 3 di Sungai Cilalanang bukan sekadar struktur beton, melainkan simbol harapan baru bagi masyarakat Indramayu menuju kehidupan yang lebih terhubung, aman, dan sejahtera.
