HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

MPLS Berapi-api di SMP Islam Arribathul Musthofa: Serka Apik Koramil 1613/Terisi Bakar Semangat Nasionalisme, 50 Siswa Dibekali Disiplin Baja dan Cinta Tanah Air


INDRAMAYU – Suasana Makoramil 1613/Terisi di Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, berubah menjadi arena pendidikan karakter yang penuh semangat pada Jumat pagi, 17 Juli 2026. Pukul 08.00 WIB, puluhan siswa-siswi baru SMP Islam Arribathul Musthofa tampak duduk bersimpuh dengan rapi, mata mereka terfokus pada seorang prajurit TNI AD yang berdiri tegap di depan. Ia adalah Serka Apik, anggota Koramil 1613/Terisi, yang hadir bersama satu orang rekannya untuk memberikan materi krusial dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): Kedisiplinan dan Cinta Tanah Air.

Kegiatan ini bukan sekadar pengisian waktu kosong selama orientasi sekolah. Serka Apik datang dengan misi khusus untuk menanamkan nilai-nilai fundamental kebangsaan sejak dini. Di hadapan sekitar 50 siswa-siswi pilihan, ia menguraikan bahwa disiplin bukanlah hukuman, melainkan jembatan menuju kesuksesan. "Tanpa disiplin, cita-cita hanyalah mimpi di siang bolong. Dengan disiplin, kalian bisa menaklukkan dunia," ujar Serka Apik dengan nada tegas namun penuh motivasi. Kata-katanya seolah menyambar hati para remaja yang sedang dalam masa pencarian jati diri.

Materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara yang disampaikan dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak usia SMP. Serka Apik menjelaskan bahwa mencintai tanah air tidak harus selalu dengan mengangkat senjata, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil: menghormati bendera Merah Putih, taat pada peraturan sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, dan belajar dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa generasi muda adalah tulang punggung bangsa, dan kekuatan tulang punggung itu ditentukan oleh seberapa kuat karakter dan disiplin yang dimilikinya.

Kepala Sekolah SMP Islam Arribathul Musthofa, Bapak Sutrisno, S.Pd., hadir langsung untuk mendampingi kegiatan ini. Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh pihak sekolah terhadap integrasi nilai-nilai militer dalam pendidikan karakter siswa. "Kami percaya bahwa kolaborasi dengan Koramil 1613/Terisi akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan spiritual. Materi dari Bapak Serka Apik adalah pelengkap sempurna bagi kurikulum kami," ungkap Sutrisno sambil mengamati antusiasme para guru dan siswa.

Para guru SMP Islam Arribathul Musthofa juga turut hadir, menyaksikan bagaimana metode penyampaian Serka Apik mampu menarik perhatian siswa yang biasanya sulit diajak fokus. Interaksi antara pemateri dan siswa berjalan dua arah. Beberapa siswa berani bertanya tentang cara mengatasi rasa malas dan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan teman sekelas. Jawaban-jawaban Serka Apik yang lugas dan berbasis pengalaman lapangan membuat para siswa semakin terpukau dan termotivasi.

Kegiatan berlangsung dengan sangat aman, tertib, dan lancar hingga pukul 09.30 WIB. Tidak ada insiden atau gangguan yang berarti. Suasana khidmat terasa sepanjang sesi penyampaian materi. Wajah-wajah siswa yang awalnya mungkin lelah karena rutinitas MPLS, kini tampak segar dan berbinar-binar, dipenuhi semangat baru untuk memulai tahun ajaran dengan sikap yang lebih disiplin dan cinta tanah air.

Melalui kegiatan ini, Serka Apik telah berhasil membuktikan bahwa Babinsa adalah mitra strategis dalam dunia pendidikan. Kehadirannya di Makoramil 1613/Terisi untuk menerima siswa SMP Islam Arribathul Musthofa adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masa depan bangsa. Dengan bekal disiplin baja dan wawasan kebangsaan yang ditanamkan oleh Serka Apik, 50 siswa tersebut diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa nama baik sekolah dan negara di masa depan.

Laporan ini menjadi bukti sinergi positif antara institusi pendidikan swasta dan aparat kewilayahan. Di tangan Serka Apik dan Koramil 1613/Terisi, MPLS bukan lagi sekadar formalitas, melainkan momen transformasi karakter yang akan dikenang lama oleh para siswa SMP Islam Arribathul Musthofa.
Posting Komentar