HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pasar Haurgeulis Stabil! Serda Ikram Duwila Pantau Sembako, Bawang Merah dan Daging Ayam Alami Penurunan Harga


INDRAMAYU – Upaya menjaga stabilitas ekonomi tingkat dasar terus dilakukan oleh jajaran Koramil 1615/Haurgeulis. Pada Kamis (2/7/2026), tepatnya pukul 08.30 WIB, Babinsa setempat, Serda Ikram Duwila, melaksanakan kegiatan pemantauan harga bahan pokok (sembako) di Pasar Daerah Haurgeulis dan sejumlah kios/toko di wilayah Kecamatan Haurgeulis. Kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi kestabilan harga, mencegah penimbunan, serta melindungi konsumen dari fluktuasi harga yang tidak wajar.

Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, sebagian besar komoditas strategis terpantau stabil. Beras medium masih dijual dengan harga tetap Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng bertahan di angka Rp17.000 per kilogram. Jagung pipilan dan kedelai lokal juga tercatat stabil masing-masing di harga Rp13.000 dan Rp10.000 per kilogram. Kestabilan harga beras dan minyak goreng menjadi kabar baik bagi daya beli masyarakat Haurgeulis, mengingat kedua komoditas ini adalah kebutuhan harian paling krusial.

Namun, terdapat dinamika menarik pada beberapa komoditas lain. Harga gula pasir mengalami kenaikan tipis dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram. Sebaliknya, harga bawang merah mengalami penurunan signifikan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, yang sangat disambut positif oleh para ibu rumah tangga. Harga bawang putih tetap stabil di level Rp40.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, harga telur ayam tercatat naik menjadi Rp32.000 per kilogram. Namun, kabar gembira datang dari harga daging ayam potong yang turun dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi tetap kokoh di angka Rp140.000 per kilogram. Penurunan harga daging ayam dan bawang merah ini diduga dipengaruhi oleh lancarnya distribusi pasokan dari daerah produsen ke wilayah Haurgeulis dalam beberapa hari terakhir.

Serda Ikram Duwila menekankan bahwa tujuan utama pemantauan ini adalah untuk mendukung kebijakan stabilisasi harga pemerintah dan meningkatkan transparansi pasar. "Kami ingin memastikan tidak ada praktik spekulasi atau penimbunan yang merugikan masyarakat. Jika ada keluhan mengenai harga, warga dapat melapor kepada kami atau pihak pasar," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Haurgeulis dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi protes atau kelangkaan barang. Para pedagang tampak kooperatif dan transparan dalam menampilkan daftar harga terbaru. Dengan adanya pengawasan rutin dari Babinsa, diharapkan distribusi sembako tetap lancar dan harga dapat dikendalikan sesuai mekanisme pasar yang sehat, sehingga kesejahteraan masyarakat Haurgeulis tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.
Posting Komentar