HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sinyal Positif di Haurgeulis! Babinsa Serka Mugiono Ungkap Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Mulai Turun, Gula Masih Merangkak Naik


INDRAMAYU – Kabar menggembirakan datang dari pusat perekonomian Kecamatan Haurgeulis. Setelah sekian lama masyarakat dikeluhkan oleh tingginya harga bahan pokok, akhirnya muncul sinyal positif berupa penurunan harga pada beberapa komoditas strategis. Hal ini terungkap setelah Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Mugiono, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako secara intensif di Pasar Daerah Haurgeulis dan sejumlah kios toko sembako di wilayah setempat, pada Minggu (5/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini menjadi sorotan penting bagi warga Desa Haurgeulis dan sekitarnya. Serka Mugiono tidak hanya sekadar berkeliling, tetapi melakukan pengecekan detail terhadap daftar harga yang dipajang pedagang. Hasilnya cukup variatif; ada yang stabil, ada yang naik, namun yang paling dinanti adalah adanya tren penurunan harga pada komoditas tertentu yang selama ini memberatkan anggaran belanja rumah tangga.

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun Serka Mugiono, harga beras medium masih bertahan kokoh di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual seharga Rp17.000 per liter. Jagung dan kedelai lokal juga terpantau stabil masing-masing di harga Rp13.000 dan Rp10.000 per kilogram. Namun, perhatian khusus tertuju pada harga gula pasir yang mengalami kenaikan tipis dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram. Kenaikan ini, meski terlihat kecil, tetap menjadi catatan penting bagi daya beli masyarakat.

Di sisi lain, kabar baik datang dari sektor bumbu dapur dan protein hewani. Harga bawang merah, yang sebelumnya sempat melonjak hingga Rp35.000 per kilogram, kini berhasil ditekan turun menjadi Rp30.000 per kilogram. Penurunan ini disambut sukacita oleh para ibu rumah tangga yang kerap menggunakan bawang merah sebagai bumbu dasar masakan sehari-hari. Selain itu, harga daging ayam juga mengalami koreksi positif, turun dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih tetap stabil di Rp40.000, telur ayam tercatat naik ke level Rp32.000 per kilogram, dan daging sapi masih bertengger di angka Rp140.000 per kilogram.

Serka Mugiono menjelaskan bahwa tujuan utama dari pemantauan ini adalah untuk mengawasi kestabilan harga bahan pokok, mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga yang merugikan, serta melindungi konsumen dari penetapan harga yang tidak wajar. "Kami hadir di sini untuk mendukung kebijakan stabilisasi harga pemerintah dan meningkatkan transparansi pasar. Dengan adanya pengawasan rutin, kami berharap pedagang akan lebih berhati-hati dalam menentukan harga," tegas Serka Mugiono.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Haurgeulis terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gejolak atau protes dari pembeli maupun pedagang. Kehadiran Babinsa di pasar tradisional ini memberikan efek psikologis yang positif, yakni rasa aman dan kepastian bagi seluruh pihak yang bertransaksi.

Langkah proaktif Serka Mugiono ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro di tingkat kecamatan. Dengan terus memantau fluktuasi harga, Koramil 1615/Haurgeulis berharap dapat memberikan data akurat kepada pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah antisipatif jika terjadi lonjakan harga yang ekstrem. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan melaporkan jika menemukan praktik jual beli yang mencurigakan, sehingga kesejahteraan bersama dapat terus terjaga di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Posting Komentar