Terobosan Air Bersih di Haurgeulis! Babinsa Koptu Apih Santosa Pimpin Aksi Bersih Lahan Sumur Bor Sterad, 50 KK Desa Sumbermulya Siap Nikmati Aliran Kehidupan
Juli 14, 2026
INDRAMAYU – Kabar gembira datang bagi warga Dusun Cinini, RT 14/RW 07, Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Pada Selasa (14/7/2026), sejak pukul 09.20 WIB, sebuah gerakan nyata untuk mengatasi krisis air bersih telah dimulai. Di bawah komando langsung Koptu Apih Santosa, Babinsa Desa Sumbermulya dari Koramil setempat, lokasi rencana pengeboran air bersih milik program Sterad (Satuan Tugas Rehabilitasi) TNI AD dibersihkan dengan penuh semangat. Aksi ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan simbol harapan baru bagi sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini berjuang mendapatkan akses air layak konsumsi.
Kehadiran Koptu Apih Santosa di tengah-tengah masyarakat menunjukkan kepedulian tinggi TNI terhadap masalah dasar kehidupan rakyat. Program Sterad TNI AD, yang bertujuan menyediakan sumber air bersih di daerah-daerah yang mengalami kesulitan, kali ini menyasar wilayah Desa Sumbermulya. Lokasi yang dipilih berada di tanah hibah milik Bapak Tarmidi Pilik, seorang tokoh masyarakat sekaligus RW setempat yang dengan ikhlas mewakafkan tanahnya untuk kemaslahatan umum. Keikhlasan ini menjadi modal sosial utama yang mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.
Dalam kegiatan pembersihan lahan tersebut, Koptu Apih Santosa tidak bekerja sendiri. Ia bergandengan tangan dengan elemen pemuda dan tokoh masyarakat setempat. Hadir mendampingi dan membantu secara langsung adalah Bapak Ade Supriono, Wakil Ketua Karang Taruna Desa Sumbermulya, serta Bapak Sukardi selaku Ketua RT 14. Kolaborasi antara aparat militer, perangkat desa, dan organisasi kepemudaan ini menciptakan suasana gotong royong yang sangat kental. Semangat "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing" terlihat jelas saat mereka bersama-sama membersihkan semak belukar dan meratakan tanah sebagai persiapan masuknya alat berat pengeboran.
Manfaat dari sumur bor ini sangatlah vital. Dengan kapasitas yang direncanakan mampu melayani kebutuhan harian sekitar 50 KK, keberadaan sumur bor ini akan memangkas jarak tempuh warga untuk mengambil air, yang sebelumnya sering kali harus berjalan jauh atau membeli air tangki dengan harga mahal. Bagi ibu-ibu rumah tangga di Dusun Cinini, ini adalah kabar pembebasan dari beban domestik yang selama ini menghambat produktivitas mereka. Air bersih bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga soal martabat dan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Koptu Apih Santosa dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembersihan lahan adalah tahap awal yang krusial. "Tanpa persiapan lahan yang baik, proses pengeboran bisa terhambat. Kami ingin memastikan bahwa ketika alat tiba, semuanya siap sehingga air bersih bisa segera mengalir ke rumah-rumah warga," ujarnya sambil menyeka keringat di dahinya. Sikap profesional dan rendah hati yang ditunjukkan oleh Babinsa ini semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat di Desa Sumbermulya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat aman dan kondusif. Tidak ada gesekan atau hambatan berarti, justru yang terlihat adalah wajah-wajah optimis dari warga yang menyaksikan langsung proses persiapan tersebut. Dukungan penuh dari tokoh masyarakat seperti Bapak Tarmidi Pilik dan Bapak Ade Supriono menjadi jaminan bahwa proyek ini akan dirawat dan dikelola dengan baik oleh masyarakat setelah selesai dibangun.
Laporan ini menjadi bukti nyata bahwa Kodim 0616/Indramayu melalui jajarannya di tingkat kecamatan terus berupaya menjawab keluhan rakyat dengan solusi konkret. Peran Koptu Apih Santosa sebagai inisiator dan eksekutor di lapangan patut diapresiasi tinggi. Ia telah mengubah janji program pemerintah menjadi aksi fisik yang terlihat mata kepala sendiri. Semoga aliran air bersih dari sumur bor Sterad TNI AD ini segera terwujud, membawa berkah kesehatan dan keberkahan bagi seluruh warga Desa Sumbermulya. Ini adalah kemenangan kemanusiaan yang diraih melalui sinergi, kerja keras, dan kepedulian tanpa batas.
