Waspada Curanmor dan Geng Motor! Serka Sudono Galang Kekompakan Perangkat Desa Tanjakan Melalui Komsos Intensif
Juli 02, 2026
INDRAMAYU – Ancaman kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan aksi kenakalan remaja berupa geng motor menjadi perhatian serius Babinsa Desa Tanjakan, Koramil 1610/Krangkeng. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Serka Sudono melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Kuwu serta perangkat Desa Tanjakan di Aula Kantor Desa pada Kamis siang (2/7/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi yang kuat antara aparatur desa dan TNI dalam menjaga keamanan wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, Serka Sudono menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen pemerintahan desa, mulai dari Kepala Dusun (Kadus) hingga Ketua RT/RW. Ia meminta agar para perangkat desa tidak bersikap apatis atau masa bodoh terhadap lingkungan sekitar. "Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Jika ada kejadian yang mencurigakan atau 'bangsit' di desa, jangan diam saja. Segera laporkan dan koordinasikan dengan Babinsa," tegasnya. Sikap proaktif ini dinilai krusial untuk memutus mata rantai kejahatan sebelum berkembang menjadi lebih besar.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah penerapan prinsip Deteksi Dini dan Cegah Dini (Deni Ceni). Serka Sudono mengajak perangkat desa untuk peka terhadap perubahan perilaku warga, khususnya kalangan pemuda. Ia mengimbau agar sosialisasi kepada generasi muda dilakukan secara kontinyu agar mereka tidak terbawa arus pergaulan negatif yang berpotensi melahirkan tindak kriminalitas atau pembentukan geng motor. "Kita harus dekat dengan anak-anak muda, arahkan energi mereka ke kegiatan positif seperti olahraga atau karang taruna, jangan biarkan mereka kosong aktivitas," tambahnya.
Para peserta Komsos, termasuk Kuwu dan perangkat desa, menyatakan sikap kooperatif dan siap mendukung program keamanan ini. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan patroli lingkungan dan memperketat pengawasan di titik-titik rawan. Kesepakatan juga dibangun terkait mekanisme pelaporan cepat; setiap kali terjadi hal-hal yang menjurus pada gangguan keamanan (haljol), perangkat desa akan segera menghubungi Babinsa untuk penanganan lebih lanjut.
Selama kegiatan berlangsung, suasana di Aula Kantor Desa Tanjakan terpantau kondusif dan aman. Dialog berjalan dua arah dengan penuh keterbukaan. Melalui Komsos ini, diharapkan terbentuk jaringan keamanan tingkat desa yang solid, di mana TNI, pemerintah desa, dan masyarakat saling bahu-membahu menciptakan lingkungan Desa Tanjakan yang bebas dari curanmor dan pengaruh negatif geng motor. Langkah preventif ini menjadi bukti nyata kehadiran Babinsa sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban umum di wilayah Krangkeng.
