HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Di Tengah Terik Kemarau, Serka F. Apik J.Q. Sapa Petani di Antrean BBM SPBU Rajasinga: Wujud Nyata Komsos dan Kepedulian TNI


INDRAMAYU – Di tengah teriknya musim kemarau yang mulai mengeringkan lahan pertanian di Kabupaten Indramayu, kehadiran aparatur TNI tidak hanya dirasakan melalui patroli keamanan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang dekat dengan denyut nadi kehidupan rakyat. Pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026, suasana berbeda terlihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Rajasinga, Blok Terisi, Kecamatan Terisi. Bukan sekadar antrean biasa untuk mengisi bahan bakar kendaraan pribadi, lokasi tersebut menjadi saksi bisu terjadinya komunikasi sosial (Komsos) yang hangat antara seorang prajurit TNI dengan para petani setempat.

Serka F. Apik J.Q., anggota Koramil 1613/Terisi, terlihat berbaur secara natural dengan puluhan warga yang sedang mengantre panjang. Tujuan antrean mereka kali ini sangat krusial: membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengoperasikan mesin pompa air. Bagi para petani di wilayah tersebut, akses terhadap air adalah lifeline atau urat nadi utama bagi sawah-sawah mereka yang mulai kekurangan pasokan akibat dampak musim kemarau yang berkepanjangan. Tanpa air, tanaman padi terancam gagal panen, yang berarti ancaman serius bagi ketahanan pangan keluarga dan ekonomi lokal.

Melihat kondisi tersebut, Serka F. Apik J.Q. tidak tinggal diam. Ia memanfaatkan momen antrean yang cukup lama ini untuk melaksanakan kegiatan Komsos dengan pendekatan yang humanis dan relevan. Alih-alih melakukan inspeksi formal di kantor balai desa, ia memilih turun langsung ke lapangan, berdiri di samping para petani, dan mendengarkan keluh kesah mereka secara langsung. Kegiatan ini bertujuan ganda: pertama, sebagai bentuk monitoring dan pengawasan situasi (Bangsit) di tingkat akar rumput, dan kedua, untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

Dalam obrolan santai di sela-sela antrean, Serka Apik menyerap informasi penting mengenai kondisi terkini lahan pertanian di Desa Rajasinga. Ia mendengar langsung bagaimana para petani berjuang mengalirkan air dari sumber terdekat menggunakan mesin pompa bertenaga diesel atau bensin. Kehadirannya memberikan rasa aman dan keyakinan bagi warga bahwa TNI selalu hadir di saat mereka menghadapi kesulitan. Interaksi ini juga menjadi saluran efektif bagi Koramil 1613/Terisi untuk mendapatkan data real-time mengenai titik-titik rawan kekeringan, sehingga bantuan atau koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pertanian atau PUPR dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini berjalan dengan suasana yang sangat tertib, aman, dan penuh keakraban. Tidak ada sekat kaku antara seragam loreng dan pakaian kerja petani. Senyuman dan jabat tangan menjadi bahasa universal yang memperkuat ikatan emosional antara aparat dan warga. Metode Komsos seperti ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan pertemuan formal, karena memungkinkan dialog dua arah yang jujur dan terbuka tanpa tekanan.

Komandan Kodim 0616/Indramayu sebelumnya telah menekankan pentingnya peran Babinsa dan anggota Koramil untuk selalu peka terhadap dinamika sosial di wilayahnya. Aksi Serka F. Apik J.Q. ini merupakan implementasi nyata dari perintah tersebut. Dengan berada di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjuang melawan alam, TNI membuktikan bahwa mereka bukan hanya penjaga kedaulatan negara, tetapi juga mitra sejati dalam kesejahteraan rakyat.

Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan dapat meredam potensi kecemasan atau ketidakpuasan masyarakat akibat keterbatasan sumber daya air. Selain itu, silaturahmi yang terjalin akan memudahkan mobilisasi massa jika diperlukan upaya gotong royong pembersihan saluran irigasi atau distribusi bantuan air bersih di masa mendatang.

Hingga laporan ini dibuat, situasi di SPBU Desa Rajasinga dan sekitarnya terpantau kondusif. Keberhasilan pendekatan personal seperti yang dilakukan oleh Serka F. Apik J.Q. menjadi contoh baik bagi anggota TNI lainnya untuk terus menjaga kedekatan dengan rakyat, terutama di masa-masa kritis seperti musim kemarau ini. Sinergi antara TNI dan petani di Indramayu terbukti semakin kuat, menjadi benteng kokoh bagi stabilitas sosial dan ketahanan pangan daerah.
Posting Komentar