Malam Penuh Haru di Eretan Wetan! Danramil Kapten Sugiyanto Pimpin Renungan Suci, Babinsa dan Warga Hening Cipta di Makam Pahlawan Dharma Bhakti
Agustus 17, 2026
INDRAMAYU – Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) "Dharma Bhakti" yang terletak di Blok Prempu, Jalan Raya Pantura, Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Pada malam Minggu (16/8/2026), tepat pukul 23.00 WIB, ratusan mata tertuju pada nisan-nisan para pahlawan bangsa. Tidak ada suara bising kendaraan yang melintas di jalur Pantura, hanya doa dan renungan yang terucap dalam hati sebagai bentuk penghormatan tertinggi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Kegiatan Renungan Suci dan Tabur Bunga (Taptu) ini dipimpin langsung oleh Danramil 1616/Kandanghaur, Kapten Kav Sugiyanto, bersama seluruh anggotanya. Kehadiran sosok pemimpin militer di garda terdepan ini memberikan makna mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Bagi Kapten Sugiyanto dan para Babinsa jajarannya, momen ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah janji setia untuk terus menjaga tanah air yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh para pendahulu.
“Di keheningan malam ini, kita diajak untuk meresapi makna kemerdekaan. Jasa para pahlawan tidak boleh dilupakan. Kita, sebagai generasi penerus dan aparat kewilayahan, wajib meneruskan perjuangan mereka dengan menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI,” ungkap Kapten Sugiyanto dalam amanatnya yang singkat namun menyentuh hati, sebelum memimpin hening cipta.
Acara yang berlangsung hingga larut malam ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Kecamatan Kandanghaur, menunjukkan soliditas pemerintahan daerah dalam menghargai sejarah. Camat Kandanghaur, Bapak Rusyad Nurdin, ST., M.Si., tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara. Ia menekankan bahwa semangat kepahlawanan harus ditularkan kepada generasi muda agar cinta tanah air tetap menyala di dada setiap warga Indramayu.
Turut hadir pula Sekretaris Camat (Sekmat) Kandanghaur, Bapak Untung, serta Kapolsek Kandanghaur yang diwakili oleh Aiptu Sobirin. Kehadiran unsur kepolisian dan TNI secara berdampingan menjadi simbol kuatnya kamtibmas di wilayah Kandanghaur. Selain pejabat pemerintah, para Kuwu dan Pamong Desa se-Kecamatan Kandanghaur juga memadati lokasi, membuktikan bahwa rasa nasionalisme mengakar kuat hingga ke tingkat desa.
Yang membuat suasana semakin istimewa adalah kehadiran berbagai elemen Organisasi Masyarakat (Ormas). Anggota Banser NU, FKPPI, dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) wilayah Kecamatan Kandanghaur terlihat berdiri rapi, mengenakan atribut organisasi masing-masing dengan bangga. Mereka berbaur tanpa sekat, bersatu dalam satu tujuan: mendoakan arwah para pahlawan. Keberagaman ormas ini menunjukkan bahwa di bawah naungan Pancasila, semua elemen masyarakat bisa bersatu padu.
Selama kegiatan berlangsung dari pukul 23.00 WIB hingga selesai, situasi terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada insiden atau gangguan apapun. Para peserta mengikuti prosesi dengan disiplin tinggi, mencerminkan karakter masyarakat Kandanghaur yang religius dan patriotik.
Prosesi tabur bunga dilakukan dengan perlahan. Setiap kelopak bunga yang jatuh ke atas makam adalah simbol terima kasih tak terhingga. Cahaya lilin yang dinyalakan di setiap nisan menciptakan pemandangan yang magis dan menyentuh jiwa, seolah-olah roh para pahlawan turut merasakan kehadiran putra-putri terbaik bangsa di malam itu.
Koramil 1616/Kandanghaur di bawah komando Kapten Kav Sugiyanto aktif menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan renungan suci ini, diharapkan semangat juang para pahlawan dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Kandanghaur untuk terus berkarya dan menjaga persatuan demi Indonesia yang lebih maju di usia ke-81 tahun kemerdekaannya.
