Maulid Nabi di Gabus Kulon Bukan Sekadar Seremoni, Babinsa Koramil 1617 Gabuswetan Serda Yulianto Sampaikan Pesan Kebersamaan
INDRAMAYU – Suasana penuh khidmat menyelimuti halaman Masjid Al Iklas, Blok Welud, Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu, Senin (24/8/2026) malam. Warga berkumpul bersama para tokoh agama, pemerintah dan aparat kewilayahan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Peringatan hari besar Islam tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Desa Gabus Kulon.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu menghadirkan KH Fikri Haikal MZ, S.Ag., dari Jakarta sebagai penceramah.
Sejumlah unsur Forkopimcam Gabus Wetan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Camat Gabus Wetan Ono Sugiyono serta Kapolsek Gabus Wetan AKP Karnadi SH yang diwakili Aiptu Rochman.
Sementara Danramil 1617/Gabus Wetan Kapten Inf Supriyatno diwakili Babinsa Desa Gabus Kulon Serda Yulianto.
Ketua DKM Masjid Al Iklas Suparto SH, panitia Maulid Nabi, para pamong desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua Karang Taruna, serta masyarakat Desa Gabus Kulon juga turut mengikuti rangkaian acara.
Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan hadirnya tim hadroh dari Pondok Pesantren Trisi Rajasinga yang mengiringi suasana religius dalam peringatan Maulid Nabi tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Setelah itu, dilanjutkan sambutan-sambutan sebelum memasuki acara inti berupa tausiyah.
Dalam tausiyahnya, KH Fikri Haikal MZ menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada masyarakat yang hadir.
Peringatan Maulid Nabi diharapkan menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga hubungan dengan sesama.
Babinsa Desa Gabus Kulon Serda Yulianto yang mewakili Danramil 1617/Gabus Wetan mengapresiasi kegiatan keagamaan yang digelar masyarakat tersebut.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara aparat, pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat. Kami berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan nilai positif bagi masyarakat,” ujar Serda Yulianto.
Menurutnya, kebersamaan antara masyarakat dan aparat kewilayahan menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Selain meningkatkan nilai-nilai keagamaan, kegiatan seperti peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, saling menyapa dan memperkuat persaudaraan.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi bagian penting dalam kehidupan warga Desa Gabus Kulon.
Di tengah kesibukan sehari-hari, masyarakat menyempatkan diri hadir untuk bersama-sama mendengarkan tausiyah dan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Acara kemudian ditutup dengan doa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana lancar, tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Gabus Kulon pun meninggalkan pesan sederhana namun bermakna: menjaga persaudaraan, memperkuat silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
