Meriah! 31 Siswa Terbaik Bongas Dikukuhkan Jadi Paskibra, Sertu Misdar dan Kapolsek Fahruddin Hadiri Acara Penuh Haru
Agustus 17, 2026
INDRAMAYU – Malam Minggu, 16 Agustus 2026, menjadi malam yang tak terlupakan bagi puluhan keluarga di Kecamatan Bongas. Bertempat di Aula Kantor Camat Bongas, suasana khidmat dan penuh kebanggaan terasa sejak pukul 20.00 WIB. Sebanyak 31 siswa-siswi terbaik dari berbagai desa di wilayah tersebut resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Kecamatan Bongas. Acara ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan jajaran keamanan dalam mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan cinta tanah air.
Kehadiran para pejabat Forkopimca (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) memberikan bobot khusus pada acara pengukuhan ini. Camat Bongas, Bapak Deddy Irawan S.Sos, MAP, hadir langsung untuk memberikan semangat kepada para calon paskibra. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa menjadi bagian dari Paskibra adalah sebuah kehormatan besar yang harus dijaga dengan integritas dan kedisiplinan tinggi. Kehadiran orang nomor satu di kecamatan ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pembinaan pemuda di wilayah Bongas.
Dari sisi pertahanan dan keamanan, perwakilan TNI dan Polri juga turut menyemarakkan acara. Sertu Misdar, yang mewakili Danramil 1616/Kandanghaur, tampak hadir dengan sikap tegas namun hangat. Kehadirannya menjadi simbol pendampingan TNI terhadap generasi muda. Sertu Misdar terlihat memantau jalannya acara dengan saksama, memastikan bahwa para siswa memahami tanggung jawab besar yang akan mereka emban saat bertugas mengibarkan bendera Merah Putih. Sinergitas antara TNI dan masyarakat semakin terlihat erat melalui kehadiran Babinsa ini.
Tidak ketinggalan, Kapolsek Bongas, Iptu Fahruddin, juga hadir untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kehadiran beliau bersama seluruh Kuwu se-Kecamatan Bongas menunjukkan adanya gotong royong yang solid antara aparat pemerintahan, keamanan, dan tokoh masyarakat. Para Kuwu datang dengan bangga karena putra-putri desa mereka telah terpilih menjadi yang terbaik di antara ratusan peserta seleksi.
Momen paling mengharuskan terjadi ketika 31 orang tua wali murid hadir mendampingi anak-anak mereka. Wajah-wajah para orang tua dipenuhi rasa haru dan bangga. Bagi mereka, melihat anak-anaknya berdiri tegap dalam seragam Paskibra adalah buah dari kerja keras dan doa yang tidak pernah putus. Jumlah kehadiran orang tua yang sama persis dengan jumlah anggota paskibra, yaitu 31 orang, menunjukkan betapa eratnya dukungan keluarga dalam proses pembentukan karakter anak-anak ini.
Seluruh rangkaian kegiatan pengukuhan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tidak ada gangguan sedikitpun, berkat koordinasi yang baik antara panitia, pihak keamanan, dan masyarakat. Dokumentasi acara yang tertangkap kamera menunjukkan senyum lebar dan tatapan mata penuh determinasi dari ke-31 siswa tersebut. Mereka siap menjalani latihan intensif menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan ini menjadi tonggak awal bagi para siswa untuk membuktikan diri. Dengan bimbingan dari para pelatih dan dukungan penuh dari jajaran Muspika Bongas, termasuk Sertu Misdar dan Iptu Fahruddin, diharapkan mereka dapat menampilkan performa terbaiknya. Acara ini juga menegaskan bahwa Kecamatan Bongas memiliki sumber daya manusia muda yang potensial dan siap menjadi agen perubahan positif bagi bangsa. Malam itu, Aula Kantor Camat Bongas tidak hanya menyaksikan pengukuhan, tetapi juga melahirkan harapan baru bagi masa depan Indonesia yang lebih gemilang melalui tangan-tangan muda yang penuh semangat juang.
