Ramai! 200 Jamaah Padati Masjid Darul Mutagien, Babinsa Serka Muksin Hadiri Pengajian Maulid Nabi Bersama KH. Saeful Bahri Rafsanhani
Agustus 17, 2026
INDRAMAYU – Suasana spiritual yang khusyuk dan penuh keberkahan menyelimuti Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, pada Minggu malam, 16 Agustus 2026. Tepat pukul 20.00 WIB, Masjid Darul Mutagien tampak dipenuhi oleh ratusan jamaah yang datang dengan antusias tinggi untuk menghadiri acara pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kehadiran ulama karismatik, KH. Saeful Bahri Rafsanhani, sebagai penceramah utama menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat.
Acara yang berlangsung hingga selesai tersebut tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan juga menjadi momen perekat sosial bagi masyarakat desa. Tampak hadir sejumlah tokoh penting yang menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan ini. Kuwu Desa Kedungwungu, Bapak Masduki, terlihat aktif memantau jalannya acara, memastikan kenyamanan para jamaah. Kehadiran orang nomor satu di desa ini memberikan pesan kuat bahwa pemerintah desa sangat peduli terhadap pembinaan akhlak dan spiritualitas warganya melalui majelis taklim.
Dari sisi keamanan dan ketertiban wilayah, sinergitas antara TNI dan Polri kembali terlihat apik. Serka Muksin, selaku Babinsa Koramil setempat, hadir di tengah-tengah jamaah. Kehadirannya bukan tanpa alasan, melainkan sebagai wujud kedekatan TNI dengan rakyat (Kemitraan). Serka Muksin tampak duduk bersila bersama warga, mendengarkan ceramah dengan seksama, sekaligus menjaga situasi agar tetap kondusif. Sikap ramah dan rendah hati yang ditunjukkan oleh Babinsa ini semakin mempererat tali silaturahmi antara aparat militer dan masyarakat desa.
Tidak ketinggalan, Bripka Anton, yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Krangkeng, juga turut hadir. Kehadiran dua aparatur negara, yakni TNI dan Polri, dalam satu forum pengajian menunjukkan harmonisasi yang baik dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung kegiatan positif masyarakat. Mereka berdua berdiri sebagai garda terdepan dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan tenteram selama acara berlangsung.
Selain jajaran pemerintahan dan aparat keamanan, kehadiran tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat semakin menambah khidmatnya suasana. Mereka hadir untuk bersama-sama meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Jumlah jamaah yang mencapai 200 orang memenuhi saf-saf masjid, menandakan tingginya kesadaran religius masyarakat Desa Kedungwungu. Para jamaah tampak tenang dan fokus menyimak setiap untaian kata hikmah yang disampaikan oleh KH. Saeful Bahri Rafsanhani.
Dalam ceramahnya, KH. Saeful Bahri Rafsanhani menyampaikan pesan-pesan moral tentang pentingnya mencintai Nabi Muhammad SAW dengan cara mengamalkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menekankan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan menjaga persatuan umat, yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Pesan-pesan tersebut disambut baik oleh para jamaah yang sesekali mengangguk-anggukkan kepala tanda setuju.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat lancar, aman, dan tertib. Tidak ada gangguan berarti yang terjadi, berkat koordinasi yang solid antara panitia, pihak desa, serta dukungan penuh dari Babinsa Serka Muksin dan Bhabinkamtibmas Bripka Anton. Acara berakhir dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.
Kegiatan pengajian Maulid Nabi di Masjid Darul Mutagien ini menjadi bukti nyata bahwa peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada tugas keamanan fisik, tetapi juga merambah ke aspek pembinaan mental spiritual masyarakat. Dengan hadirnya Serka Muksin dan Bripka Anton di tengah warga, kepercayaan masyarakat terhadap aparat semakin meningkat. Malam itu, Desa Kedungwungu tidak hanya merayakan kelahiran Nabi Agung, tetapi juga memperkuat fondasi kerukunan dan kedamaian yang akan terus terjaga berkat kerjasama semua elemen masyarakat.
