HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serma Solihin Turun Langsung Semprot Hama Padi Petani, Aksi Babinsa Ini Bikin Panen Ciherang Melimpah


INDRAMAYU – Suasana berbeda terlihat di hamparan sawah Desa Cikedunglor, Blok Tarikolot, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (16/8/2026). Bukan hanya suara kodok atau kicau burung yang terdengar, namun juga deru mesin penyemprot dan langkah tegas seorang prajurit TNI AD yang tengah bersiap membantu petani. Serma Solihin, anggota Koramil 1613/Terisi, terlihat gagah mengenakan seragam dinas lengkap, namun kali ini ia tidak membawa senjata laras panjang, melainkan alat semprot pestisida untuk menyelamatkan tanaman padi varietas Ciherang milik Bapak Udin.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari program pendampingan pertanian Musim Tanam (MT) II Tahun 2026. Di tengah teriknya matahari pagi, Serma Solihin dengan sigap bergerak menyusuri pematang sawah, memastikan setiap helai daun padi terlindungi dari serangan hama dan penyakit yang kerap menjadi momok bagi para petani di wilayah tersebut. Kehadiran Babinsa di tengah lahan pertanian bukan sekadar simbolis, melainkan bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di lumbung padi Jawa Barat seperti Indramayu.

Bapak Udin, pemilik lahan yang didampingi oleh Serma Solihin, tampak lega dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Bagi seorang petani, serangan hama bisa berarti kerugian besar jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Dengan pendampingan teknis dari Babinsa, penanganan hama menjadi lebih terarah dan efektif.

“Alhamdulillah, Pak Babinsa sangat membantu kami. Kadang kami bingung harus pakai obat apa dan bagaimana cara menyemprotnya yang benar agar tidak merusak tanaman. Dengan adanya Pak Serma Solihin yang turun langsung, kami jadi lebih tenang dan yakin tanaman padi kami akan selamat hingga masa panen,” ujar Bapak Udin sambil mengelus keringat di dahinya, diselingi senyum lebar melihat kondisi tanamannya yang mulai hijau kembali.

Varietas Ciherang yang ditanam oleh Bapak Udin dikenal sebagai salah satu jenis padi unggulan yang memiliki produktivitas tinggi. Namun, varietas ini juga rentan terhadap beberapa jenis hama jika perawatannya kurang maksimal. Melalui kegiatan penyemprotan ini, Serma Solihin tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan edukasi singkat mengenai pola tanam dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang ramah lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di area persawahan terpantau sangat tertib dan aman. Tidak ada gangguan dari pihak manapun, dan aktivitas warga sekitar tetap berjalan normal. Kehadiran TNI di tengah masyarakat pedesaan seperti ini semakin memperkuat citra Manunggal Sakato, dimana TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam membangun desa.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0616/Indramayu melalui laporan ini mendapatkan gambaran jelas bahwa jajarannya di Koramil 1613/Terisi aktif bergerak di garis depan ketahanan pangan. Sinergi antara Babinsa dan kelompok tani menjadi kunci suksesnya program swasembada pangan yang digalakkan pemerintah.

Dengan semangat yang tidak kenal lelah, Serma Solihin menyelesaikan tugasnya dengan hasil yang memuaskan. Tanaman padi Bapak Udin kini tampak lebih segar dan bebas dari ancaman hama awal. Harapan besar pun menggantung, bahwa dengan perawatan intensif seperti ini, panen raya MT II tahun 2026 di Kecamatan Cikedung akan menghasilkan tonase gabah yang melimpah ruah, sehingga kesejahteraan petani pun ikut terdongkrak.

Aksi heroik ala petani yang ditunjukkan oleh Serma Solihin ini patut diapresiasi. Ia membuktikan bahwa seragam loreng tidak hanya identik dengan medan perang, tetapi juga siap berlumpur di sawah demi kedaulatan pangan bangsa. Warga Desa Cikedunglor pun berharap pendampingan semacam ini dapat terus berlanjut hingga masa panen tiba.
Posting Komentar