Antisipasi Kekeringan Lahan, Babinsa Tanjakan Fasilitasi Kesepakatan Baru Jadwal Gilir Air Bersama Mitra Cai
September 13, 2026
INDRAMAYU – Menghadapi ancaman kekeringan yang mulai melanda lahan persawahan di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Babinsa Desa Tanjakan, Serka Sudono, mengambil inisiatif strategis dengan melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama kelompok Mitra Cai (kelompok pengelola air irigasi). Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (13/9/2026) pukul 10.00 WIB ini bertempat di Blok Tanjakan Cilik, Desa Tanjakan, Kabupaten Indramayu.
Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk mencari solusi terbaik dalam memanfaatkan sisa ketersediaan air irigasi secara maksimal dan adil bagi seluruh petani. Serka Sudono menekankan pentingnya kerjasama dan disiplin tinggi dalam pembagian air, mengingat curah hujan yang minim dalam beberapa pekan terakhir telah membuat debit air di saluran primer menurun drastis. "Kita harus bijak mengelola air yang ada. Jangan sampai terjadi perebutan air antar-blok yang justru merugikan semua pihak," tegasnya.
Dalam diskusi yang hangat namun serius tersebut, para anggota Mitra Cai dan perwakilan petani menyepakati perubahan jadwal gilir air yang sebelumnya berlaku. Berdasarkan hasil musyawarah yang difasilitasi oleh pengamat irigasi, disepakati dua poin penting penyesuaian jadwal:
1. Saluran Siwarak: Durasi aliran air yang semula 3 hari diubah menjadi 4 hari, terhitung hingga Sabtu (12/9/2026) pukul 08.00 WIB.
2. Saluran Sipetung/Krangkeng: Durasi aliran air yang semula 4 hari diperpanjang menjadi 5 hari, dimulai dari Sabtu (12/9/2026) pukul 08.00 WIB hingga Kamis (17/9/2026) pukul 08.00 WIB.
Perubahan jadwal ini diambil setelah melalui perhitungan teknis mengenai volume air tersisa dan kebutuhan tanaman padi di masing-masing blok. Dengan perpanjangan durasi tersebut, diharapkan tanaman padi yang masih berada pada fase kritis dapat terselamatkan dari risiko gagal panen akibat kekurangan air.
Serka Sudono juga menghimbau kepada seluruh petani untuk menjaga kebersihan saluran irigasi dari sampah atau lumpur yang dapat menghambat aliran air. "Jadwal sudah kita sepakati bersama, mari kita taati. Jika ada pelanggaran, akan kita tegur secara kekeluargaan dulu sebelum mengambil tindakan lebih lanjut," tambahnya.
Selama kegiatan Komsos berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para petani menyambut baik upaya Babinsa dalam memfasilitasi dialog ini, karena mereka merasa didengar dan mendapatkan kepastian mengenai pasokan air untuk sawah mereka. Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1610/Krangkeng akan terus memantau pelaksanaan jadwal gilir air ini untuk memastikan tidak terjadi konflik horizontal di tengah masyarakat petani Desa Tanjakan.
