Guncang Lelea! Kolaborasi TNI-Polri-Pemda Gelar BSMSS, Danramil Inf Efendi Tekankan Sinergi Tiga Pilar untuk Akselerasi Desa Cempeh
September 08, 2026
INDRAMAYU – Sebuah gelombang semangat pembangunan dan persatuan kembali menyapu wilayah Kabupaten Indramayu. Pada Selasa, 8 September 2026, Balai Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, berubah menjadi pusat perhatian seluruh lapisan masyarakat. Di sana, digelar acara pembukaan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sarkisa (BSMSS) Tahun 2026, sebuah program strategis yang menggabungkan kekuatan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam satu komando aksi untuk kesejahteraan rakyat. Kehadiran para petinggi daerah dan aparat keamanan menciptakan atmosfer wibawa yang luar biasa, menandakan bahwa Desa Cempeh sedang menjadi prioritas utama dalam peta pembangunan infrastruktur dan sosial di Indramayu.
Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 10.39 WIB ini dihadiri oleh sekitar 150 orang warga, serta sederet pejabat tinggi yang mewakili tiga pilar utama negara. Kodim 0616/Indramayu diwakili langsung oleh Danramil Juntinyuat, Kapten Inf Efendi. Polres Indramayu mengirimkan Kapolsek Lelea, AKP Heriyanto, SH. Sementara itu, Bupati Indramayu diwakili oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kadmini, M.Si. Kehadiran tripartit ini—militer, kepolisian, dan eksekutif—mengirimkan pesan kuat: tidak ada lagi sekat sektoral. Semua bergerak bersama demi satu tujuan mulia, yaitu memajukan desa tertinggal menjadi desa mandiri.
Hadir pula sejumlah tokoh kunci lainnya yang melengkapi kekuatan sinergis tersebut, termasuk Danramil 1612/Lelea Kapten Inf Sudiyanto, Dansubal Kapten Agus Taryono, Camat Lelea Atang Suwandi, S.STP, M.Si., Anggota DPRD Nurhayati, SH, Kepala Desa Cempeh Carkana, Ketua MUI KH Ahmad Dimuanti, Kepala Puskesmas dr. Nita Noviani, serta Ketua BPD Sarkim. Komposisi peserta yang beragam ini menunjukkan bahwa BSMSS bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga pendekatan holistik yang mencakup aspek kesehatan, keagamaan, legislasi, dan pemerintahan desa.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Efendi, yang mewakili Dandim 0616 Indramayu, menyampaikan esensi mendalam dari program BSMSS. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembangunan di pedesaan. "BSMSS bukan sekadar proyek biasa. Ini adalah manifestasi sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Rakyat," ujar Kapten Efendi dengan tegas. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan pembangunan terletak pada kebersamaan. TNI membawa disiplin dan tenaga, Pemda membawa anggaran dan regulasi, sedangkan rakyat membawa partisipasi dan pengawasan. Ketika ketiganya bersatu, tidak ada hambatan yang tidak bisa diselesaikan.
Puncak dari acara pembukaan ini adalah penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga yang membutuhkan. Aksi ini disambut tepuk tangan meriah dari ratusan warga yang hadir. Bansos tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol kepedulian negara terhadap warga kurang mampu. Di tengah hiruk-pikuk ekonomi global, kehadiran negara melalui tangan-tangan prajurit dan pejabat daerah memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat Cempeh. Mereka merasa tidak ditinggalkan, melainkan dijadikan prioritas.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh perwakilan tokoh agama, mengiringi harapan agar program BSMSS berjalan lancar, bebas dari kendala, dan membawa berkah bagi seluruh warga Lelea. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat aman, kondusif, dan penuh kekhidmatan. Tidak ada insiden keamanan, hanya ada antusiasme warga yang tinggi untuk terlibat dalam proses pembangunan desa mereka sendiri.
Keberhasilan pembukaan BSMSS di Desa Cempeh ini menjadi tolak ukur baru bagi pelaksanaan program serupa di kecamatan lain. Kolaborasi solid antara Kapten Efendi, AKP Heriyanto, dan Plt Kadis DPMD Kadmini telah membuktikan bahwa model kepemimpinan kolektif adalah jawaban atas tantangan pembangunan di era modern. TNI telah membuktikan sekali lagi bahwa mereka adalah mitra strategis rakyat, siap turun ke lumpur, siap berbagi beban, dan siap memastikan bahwa setiap desa di Indramayu merasakan sentuhan kemajuan. Desa Cempeh kini bersiap untuk bertransformasi, dengan TNI sebagai garda terdepan yang menjamin setiap langkah pembangunan berjalan lurus, transparan, dan tepat sasaran.
