Atasi Krisis Air Bersih di Krangkeng, Babinsa Tanjakan Dampingi Distribusi 10.000 Liter Air dari BPBD
September 12, 2026
INDRAMAYU – Dampak musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Indramayu terus dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah, termasuk di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng. Untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi, Babinsa Desa Tanjakan, Serka Sudono, bersama perangkat desa melaksanakan pendampingan distribusi bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini berlangsung sejak Sabtu dini hari (12/9/2026) pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.10 WIB di Blok Panggang Jero, tepatnya di RT 015 dan RT 016.
Bantuan yang disalurkan berupa dua unit tangki besar dengan kapasitas total 10.000 liter, terdiri dari satu tangki berkapasitas 4.000 liter dan satu tangki berkapasitas 6.000 liter. Kedatangan armada BPBD di tengah malam hingga pagi hari merupakan upaya strategis untuk memastikan pasokan air tersedia sebelum warga memulai aktivitas harian mereka. Serka Sudono terlihat sigap mengatur antrean warga agar proses pengisian air berjalan tertib, efisien, dan merata bagi seluruh kepala keluarga di kedua RT tersebut.
"Kami turun mulai tengah malam untuk mengawal distribusi ini. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan atau gesekan antarwarga saat mengambil air. Dengan pendampingan TNI dan perangkat desa, kami pastikan setiap warga mendapat jatah yang adil," jelas Serka Sudono di lokasi kejadian.
Warga Blok Panggang Jero menyambut baik kehadiran bantuan ini. Sebagian besar sumur warga di kawasan tersebut telah mengering akibat minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir. Seorang warga setempat mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah ada bantuan dari BPBD dan dikawal sama Babinsa. Kalau tidak ada ini, kami bingung harus cari air ke mana untuk kebutuhan masak dan mandi."
Selain mendistribusikan air, Serka Sudono juga memberikan edukasi singkat kepada warga tentang pentingnya menghemat penggunaan air selama masa krisis. Ia menghimbau warga untuk memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar titik penampungan air agar tidak menimbulkan sumber penyakit baru.
Kegiatan distribusi air bersih ini berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif dari awal hingga selesai. Sinergi antara Babinsa, perangkat desa, dan BPBD Kabupaten Indramayu menjadi kunci keberhasilan penanganan darurat kekeringan di wilayah ini. Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1610/Krangkeng berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memantau ketersediaan air bersih di desa-desa lain yang berpotensi mengalami hal serupa, sehingga dampak sosial akibat bencana alam dapat diminimalisir semaksimal mungkin.
