Cegah Kebakaran Lahan, Babinsa Desa Jambak Imbau Warga Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah dan Jerami
September 18, 2026
INDRAMAYU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta mencegah potensi bencana kebakaran lahan, Babinsa Desa Jambak, Pelda H. Suganda, anggota Koramil 1613/Terisi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/9/2025) pukul 09.00 WIB hingga selesai ini bertempat di Blok Pilang, Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi aparat kewilayahan untuk turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Pelda H. Suganda hadir tidak hanya sebagai sosok aparat militer, tetapi juga sebagai mitra akrab warga dalam membangun desa yang aman dan kondusif. Melalui pendekatan yang humanis dan kekeluargaan, Babinsa berupaya menjembatani aspirasi warga sekaligus menyampaikan imbauan-edukasi terkait isu-isu strategis di lingkungan setempat.
Salah satu fokus utama dalam dialog kali ini adalah ajakan untuk saling mendukung dalam bidang keamanan lingkungan. Pelda H. Suganda menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. "Keamanan lingkungan akan tercipta jika kita semua saling menjaga, saling mengingatkan, dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan," ujarnya dalam arahannya.
Namun, poin yang paling mendesak untuk disampaikan adalah terkait larangan pembakaran sembarangan. Mengingat kondisi cuaca yang seringkali kering dan banyaknya material mudah terbakar di area pertanian, Pelda H. Suganda secara tegas mengimbau warga untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah, jerami padi, maupun daun tebu sisa tebangan.
"Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, mohon maaf saya ingatkan. Tolong jangan sembarangan melakukan bakar-bakaran. Baik itu bakar sampah rumah tangga, bakar jerami setelah panen, ataupun bakar daun tebu. Asapnya bisa mengganggu pernapasan tetangga, dan apinya sangat berisiko meluas menjadi kebakaran besar yang sulit dikendalikan," pesan Babinsa dengan nada persuasif namun tegas.
Imbauan ini didasarkan pada fakta bahwa banyak kasus kebakaran lahan dan pemukiman di wilayah Indramayu dipicu oleh kelalaian dalam membuang api sisa pembakaran limbah pertanian. Dengan menghentikan praktik ini, warga diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam menjaga udara tetap bersih dan mencegah kerugian materiil akibat kebakaran.
Selain isu keamanan dan pencegahan kebakaran, kegiatan Komsos ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi. Pelda H. Suganda mendengarkan keluhan-keluhan ringan warga, bertanya tentang kondisi panen, dan berbagi cerita sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI semakin kuat.
Warga Blok Pilang tampak antusias menerima kehadiran Babinsa. Mereka mengapresiasi pendekatan yang dilakukan oleh Pelda H. Suganda yang dianggap ramah dan solutif. Beberapa warga menyatakan kesediaan mereka untuk lebih berhati-hati dalam mengelola limbah pertanian dan tidak lagi membakarnya secara sembarangan demi kebaikan bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gesekan atau penolakan dari masyarakat, melainkan respon positif terhadap setiap imbauan yang disampaikan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan efektivitas peran Babinsa sebagai ujung tombak pertahanan negara di tingkat desa.
Dengan dilaksanakannya Komsos ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Jambak, khususnya di Blok Pilang, terus meningkat dalam menjaga lingkungan. Sinergitas antara Babinsa dan warga menjadi modal sosial yang berharga untuk menciptakan Desa Jambak yang bebas dari ancaman kebakaran dan senantiasa damai.
