Danramil Lelea Kapten Inf Sudiyanto Pimpin Koordinasi BSMSS 2026 di Desa Cempeh, Sinergi Tiga Pilar Wujudkan Desa Mandiri!
September 01, 2026
INDRAMAYU – Suasana siang yang terik di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, tidak menyurutkan semangat para pemangku kepentingan untuk berkumpul demi kemajuan desa. Pada Selasa (1/9/2026), tepatnya pukul 10.00 WIB, Aula Desa Cempeh dipenuhi oleh diskusi serius namun konstruktif. Dalam rangka persiapan pelaksanaan program Badan Sosial Masyarakat Swadaya Semesta (BSMSS) Tahun Anggaran 2026, sebuah pertemuan koordinasi strategis digelar dengan menghadirkan tiga pilar utama pembangunan desa: unsur TNI, Pemerintah Desa, dan Dinas terkait.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1612/Lelea, Kapten Inf Sudiyanto, yang hadir bersama Kuwu Desa Cempeh Bapak Carkana, perwakilan Dinas BPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Bapak Nana Nugraha, S.E., M.Si., serta seluruh perangkat desa setempat. Kehadiran ketiga elemen ini menandakan komitmen kuat untuk memastikan program BSMSS berjalan sesuai target, transparan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam arahannya, Kapten Inf Sudiyanto menekankan pentingnya perencanaan yang matang sebelum eksekusi lapangan. "BSMSS bukan sekadar proyek fisik atau bantuan sosial biasa. Ini adalah wujud kemandirian masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah desa sebagai pelaksana, dinas sebagai pengawas teknis, dan TNI sebagai pendamping keamanan serta motivasi harus sangat solid," tegasnya. Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara akuntabel untuk menghindari potensi penyimpangan yang dapat merugikan negara dan kepercayaan rakyat.
Bapak Nana Nugraha dari Dinas BPMD memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme pencairan dana dan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan BSMSS tahun ini. Ia mengapresiasi inisiatif Desa Cempeh yang proaktif melakukan koordinasi sejak dini. "Dengan adanya pembahasan detail seperti hari ini, kami yakin hambatan administratif di tengah jalan dapat diminimalisir. Fokus kita adalah pada kualitas output dan dampak sosialnya," ujarnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Cempeh, Bapak Carkana, menyatakan kesiapan perangkat desanya untuk mendukung penuh program tersebut. "Kami siap menerima arahan dan masukan dari Bapak Danramil dan Dinas. Tujuan kami satu: membuat warga Cempeh lebih sejahtera melalui program yang tepat sasaran," ungkapnya dengan penuh keyakinan. Para perangkat desa tampak antusias mencatat poin-poin penting, menunjukkan keseriusan mereka dalam menyukseskan agenda tahunan ini.
Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi di Aula Desa Cempeh terpantau sangat tertib, aman, dan kondusif. Diskusi berjalan dua arah tanpa ada ketegangan, mencerminkan kedewasaan birokrasi dan kepemimpinan lokal di Kecamatan Lelea. Sinergi yang terbangun dalam pertemuan ini menjadi modal sosial yang berharga bagi Desa Cempeh.
Kegiatan koordinasi persiapan BSMSS ini menjadi bukti nyata peran Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas. Dengan melibatkan diri dalam tahap perencanaan, TNI berhasil memastikan bahwa program pemerintah tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar terimplementasi dengan baik di lapangan. Sebuah langkah strategis yang diharapkan akan membawa perubahan positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Desa Cempeh di masa mendatang.
